Rektor Itera Ikuti Program PKKPT Kemdikbud Ristek di Seoul National University Korea Selatan

2024-04-24T20:49:15.000Z

Penulis:Eva Pardiana

Program PKKPT Kemdikbud Ristek di Seoul National University Korea Selatan
Rektor Itera Ikuti Program PKKPT Kemdikbud Ristek di Seoul National University Korea Selatan

LAMPUNG ITERA – Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, menjadi salah satu peserta Program Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan Perguruan Tinggi (PKKPT) untuk Rektor tahun 2024 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

PPKT bertujuan meningkatkan kapasitas pimpinan perguruan tinggi melalui pendekatan berkelanjutan terhadap good corporate governance, pembelajaran, penelitian, kontribusi pada kehidupan masyarakat, serta peningkatan berkelanjutan dalam berjejaring dan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan.

Rektor Itera bersama 16 rektor perguruan tinggi negeri lain mengikuti kegiatan yang dilaksanakan selama tujuh hari di Seoul National University Korea Selatan. Dalam kegiatan tersebut, para rektor akan mengikuti kegiatan seminar, lokakarya, studi kasus, self-paced learning, dan berjejaring dengan industri dan perguruan tinggi di Korea Selatan.

Melalui siaran persnya, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek) Kemendikbud, Abdul Haris menyampaikan, rektor memiliki peran yang sentral dan sangat krusial. Sebab, rektor memiliki dua fungsi utama yaitu sebagai pemimpin pembelajaran dan entrepreneur yang harus diintegrasikan ke dalam diri para pimpinan perguruan tinggi.

Terlebih saat ini perguruan tinggi menghadapi tantangan sangat sangat besar. Untuk itu, seorang academic leader, rektor perlu memberikan teladan dan menjalankan fungsinya sebagai pengelola perguruan tinggi dalam menyelenggarakan tridarma perguruan tinggi.

“Pimpinan perguruan tinggi harus mempunyai strategi yang jelas dalam menyelenggarakan pendidikan, riset, dan pengabdian Masyarakat,” ujar Abdul Haris melalui siaran resmi, Rabu (24/4/2024).

Abdul Haris, menambahkan, seorang rektor juga harus memiliki keterampilan entrepreneur dan kemampuan berinovasi dalam menghasilkan pendapatan. "Tantangan ke depan semakin dinamis, pemerintah terus mendorong agar PTN semua bertransformasi menjadi perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN BH)," ujarnya.

Sementara Rektor Itera Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, berharap melalui PKKPT dapat memperoleh pelajaran untuk diterapkan dalam memimpin Itera. Selain itu, Rektor juga berharap dapat menjalin jejaring yang maksimal dengan mitra perguruan tinggi baik di dalam dan luar negeri untuk mendukung program tridarma Itera, menuju Itera kuat, maslahat, dan bermartabat.

“Mohon doa seluruh sivitas akademika Itera, semoga melalui kegiatan ini, Itera dapat menjaring jejaring yang maksimal untuk kemaslahatan dan kemajuan Itera,” ujar Rektor.

Adapun 17 rektor yang ikut PPKT adalah: 
1. Agus Rubiyanto dari Institut Teknologi Kalimantan, 
2. Anter Venus dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta 
3. Baharuddin dari Universitas Negeri Medan
4. Efa Yonnedi dari Universitas Andalas
5. Fatah Sulaiman dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
6. Febri Yulika dari Institut Seni Indonesia Padang Panjang
7. I Nyoman Pugeg Aryantha dari Institut Teknologi Sumatera
8. Irwandi dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta
9. Ishak dari Universitas Teuku Umar
10. Lusmeilia Afriani dari Universitas Lampung
11. Marwan dari Universitas Syiah Kuala
12. Muryanto Amin dari Universitas Sumatera Utara
13. Nur Ihsan dari Universitas Sembilan Belas November Kolaka
14. Oktovian Berty A. Sompie dari Universitas Sam Ratulangi
15. Salampak dari Universitas Palangka Raya
16. Sugiyanto dari Universitas Tidar
17. Wildan dari Institut Seni Budaya Indonesia Aceh. (*)