PTPN I Dukung Pemprov Jabar Hijaukan Lahan Cikembang

2026-09-30T20:38:19.000Z

Penulis:Yunike Purnama

PTPN I Dukung Pemprov Jabar Hijaukan Lahan Cikembang.jpeg
PTPN I (Persero) Regional 2 menyatakan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menghijaukan kembali kawasan Cikembang, Pangalengan, Kabupaten Bandung.

BANDUNG – PTPN I (Persero) Regional 2 menyatakan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menghijaukan kembali kawasan Cikembang, Pangalengan, Kabupaten Bandung. Lahan di kawasan itu akan ditanami aneka pohon dan tanaman khas yang sesuai dengan karakteristik serta kondisi ekologis kawasan.

Region Head PTPN I Regional 2 Desmanto mengatakan, langkah tersebut sejalan dengan inisiasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk mengembalikan fungsi ekologis lahan perkebunan yang selama ini dimanfaatkan masyarakat untuk tanaman musiman.

“Kami menyambut baik rencana Pak Gubernur Jawa Barat untuk melakukan kerja sama menghijaukan kembali lahan-lahan PTPN. Kami siap mendukung melalui penanaman kembali dengan pohon dan tanaman khas yang sesuai dengan kondisi kawasan Cikembang,” kata Desmanto, Bandung, Rabu (30/9/2026).

Menurut Desmanto, penghijauan kembali kawasan tersebut perlu mempertimbangkan karakteristik lahan, kemiringan areal, kondisi tanah, serta kesesuaian jenis tanaman dengan ekosistem setempat. Karena itu, penanaman tidak semata-mata diarahkan untuk menambah tutupan hijau, tetapi juga membangun vegetasi yang mampu mendukung fungsi ekologis kawasan dalam jangka panjang.

“Jenis pohon dan tanaman yang ditanam tentunya akan disesuaikan dengan kondisi lahan dan karakter kawasan. Yang utama adalah bagaimana kawasan ini kembali memiliki tutupan vegetasi yang kuat, beragam, dan sesuai dengan ekosistem setempat,” kata dia.

Ia menjelaskan, penanaman pohon dapat dipadukan dengan tanaman khas kawasan dan jenis tanaman berkayu lainnya sehingga membentuk vegetasi yang lebih beragam. Pola tersebut diharapkan dapat membantu menjaga struktur tanah, meningkatkan daya serap air, sekaligus mengurangi paparan langsung air hujan terhadap permukaan tanah.

“Dengan vegetasi yang lebih beragam, kita berharap fungsi ekologis kawasan dapat semakin kuat. Pohon dan tanaman yang sesuai dengan lingkungan setempat juga akan membantu menjaga tanah dan air, sekaligus membuat kawasan lebih hijau dan berkelanjutan,” katanya.

Sebelumnya, dalam kunjungan kerja ke kawasan Cisanti, Pangalengan beberapa waktu lalu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau akrab disapa KDM, menyoroti kondisi lahan PTPN di wilayah Cikembang yang selama puluhan tahun dimanfaatkan masyarakat untuk menanam tanaman musiman, terutama sayuran.

KDM menyampaikan budidaya tanaman musiman pada lahan berlereng terbuka, memiliki risiko ekologis yang lebih tinggi. Sebab, tutupan vegetasi dan sistem perakarannya tidak selalu memberikan perlindungan optimal terhadap permukaan tanah. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan erosi dan sedimentasi yang pada akhirnya dapat berdampak terhadap sungai maupun waduk di kawasan hilir.

KDM menilai upaya pemulihan fungsi lahan menjadi penting sebagai bagian dari mitigasi risiko bencana sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan di kawasan hulu Sungai Citarum.

Desmanto menegaskan, PTPN I mendukung upaya pemerintah daerah dalam mendorong pengelolaan lahan yang memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan, dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola aset negara.
Menurut dia, kolaborasi PTPN I dan Pemprov Jawa Barat dapat diarahkan pada upaya penghijauan kembali sekaligus memastikan kawasan tetap produktif dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat.

“Prinsipnya, kami mendukung upaya menjaga kawasan ini agar tetap produktif sekaligus memiliki fungsi ekologis yang kuat. Penanaman pohon dan tanaman khas kawasan menjadi salah satu langkah yang dapat dikembangkan bersama sesuai kondisi lahan,” kata Desmanto. (*)