Peringati HAN ke-42, UIN RIL Gaungkan Gerakan BERLIAN

2026-07-23T17:36:27.000Z

Penulis:Eva Pardiana

Peringati HAN ke-42, UIN RIL Gaungkan Gerakan BERLIAN.jpeg
Rektor UIN RIL, Prof. H. Wan Jamaluddin, Z., M.Ag., Ph.D.

BANDAR LAMPUNG – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggaungkan semangat BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) dalam upacara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang digelar di halaman Gedung Academic and Research Center, Kamis (23/7/2026). 

Rektor UIN RIL, Prof. H. Wan Jamaluddin, Z., M.Ag., Ph.D., bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak serta memberikan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan". Tema tersebut menegaskan bahwa anak merupakan subjek pembangunan yang harus dihormati, didengar pendapatnya, serta dijamin hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi sesuai usia dan tingkat kematangannya.

Dalam amanatnya, Menteri PPPA menegaskan bahwa perlindungan anak tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, media, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, akademisi, serta pemerintah pusat dan daerah.

Semangat tersebut diwujudkan melalui Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas #A) dan kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) yang mengajak seluruh elemen bangsa menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan melindungi anak, baik di rumah, sekolah, ruang publik, maupun ruang digital.

Menteri PPPA juga mengajak seluruh pihak memastikan semangat BERLIAN bergema hingga ke seluruh pelosok Indonesia. Menurutnya, ketika seluruh bangsa bersatu melindungi anak, sesungguhnya sedang membangun fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

"Karena ketika seluruh bangsa bersatu melindungi anak, sesungguhnya kita sedang membangun fondasi Indonesia Emas 2045. Anak-anak yang terlindungi hari ini akan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju, adil, dan sejahtera," demikian kutipan amanat Menteri PPPA yang dibacakan Rektor UIN RIL.

Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 juga mengusung tagline "Sayang Anak Sayang Indonesia" dengan lima prinsip penyelenggaraan, yakni ramah anak, desentralisasi, apresiatif, partisipatif dan kolaboratif, serta berdampak.

Melalui momentum tersebut, diharapkan nilai-nilai perlindungan anak semakin menguat dan menjadi komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak Indonesia. (ril)