Pangdam Kerahkan Yonif TP 943/DPC Bantu Padamkan Karhutla Way Kambas

2026-08-22T12:25:05.000Z

Penulis:Eva Pardiana

Editor:Eva Pardiana

Pangdam Kerahkan Yonif TP 943DPC Bantu Padamkan Karhutla Way Kambas.jpeg
Jajaran Kodam XXI/Radin Inten mengambil langkah sigap untuk membantu menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

LAMPUNG TIMUR — Jajaran Kodam XXI/Radin Inten mengambil langkah sigap untuk membantu menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menegaskan kesiapan pasukan darat yang telah dikerahkan untuk terjun langsung ke lapangan.

"Personel Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 943/Darah Putih Cakti dengan dilengkapi dua mobil pemadam kebakaran, satu mobil tangki air, truk NPS, dan drone, dikerahkan untuk membantu pemadaman di bawah kendali operasi Dandim 0429/LT," ujar Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Sabtu (22/8/2026).

Selain pengerahan personel infanteri, penanganan darurat ini juga melibatkan rekayasa cuaca serta pengerahan sarana udara. Langkah tersebut tengah dikoordinasikan secara intensif bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi.

"Sedang dikoordinasikan dengan BPBD Provinsi hujan buatan yang akan dilaksanakan hari Senin," terangnya.

Dukungan pemadaman dari udara juga disiapkan untuk menjangkau titik-titik yang sulit diakses. "Helly Water Bombing dari Palembang sedang dikoordinasikan segera mungkin," tambahnya.

Mayjen TNI Kristomei menekankan bahwa penanganan bencana lingkungan ini membutuhkan kolaborasi erat dari berbagai unsur pimpinan daerah. Pihaknya bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memastikan kehadiran langsung di lokasi untuk mengawal efektivitas pemadaman.

"Terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan jajaran Forkopimda untuk mendukung upaya pemadaman dan mencegah api meluas. Dan saat ini sudah turun ke TKP bersama-sama," ungkapnya.

Pangdam juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan konservasi.

"Mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan bersama-sama menjaga Way Kambas," pungkasnya.

Langkah taktis di lapangan turut diperkuat unsur pimpinan militer lainnya. Kapoksahli Pangdam XXI/Radin Inten, Brigjen TNI Sriyanto, selaku Ketua Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatra di TN Way Kambas, bergerak mendatangi lokasi.

"Saya bersama tim turun langsung ke lapangan untuk mendatangi titik-titik krusial serta memimpin langsung proses pemadaman bersama para prajurit," ujar Brigjen TNI Sriyanto.

Ia menyebutkan, area yang terdampak kebakaran telah mencapai ratusan hektare.

"Luas karhutla saat ini mencapai 673,4 hektare, sehingga penanganan harus dilakukan secara maksimal bersama para prajurit," tambahnya.

Meski area terdampak mencapai ratusan hektare, Kapoksahli memastikan belum ada satwa yang terdampak kebakaran.

"Meskipun area yang terdampak cukup luas, bersyukur sementara ini belum ada laporan gajah maupun satwa lain yang terdampak kebakaran," lanjutnya.

Ia menambahkan, upaya pemadaman terus digencarkan untuk menjinakkan seluruh ancaman api yang masih tersisa.

"Hampir seluruh titik api saat ini tengah dipadamkan secara intensif oleh tim gabungan," tambahnya. (pl)