Jasa Raharja Ikut Serta Survei Kesiapan Operasi Ketupat 2026

2026-02-25T09:19:49.000Z

Penulis:Yunike Purnama

Jasa Raharja Ikut Serta dalam Survei Kesiapan Operasi Ketupat 2026 di Jawa Barat, Perkuat Sinergi Dukung Mudik Berkeselamatan
Jasa Raharja Ikut Serta dalam Survei Kesiapan Operasi Ketupat 2026 di Jawa Barat, Perkuat Sinergi Dukung Mudik Berkeselamatan

JAKARTA – Untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dan balik Idulfitri 2026 dengan aman, nyaman, dan berkeselamatan, Jasa Raharja turut ambil bagian dalam kegiatan survei jalur di wilayah hukum Polda Jawa Barat pada Rabu (24/2).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama berbagai stakeholder terkait untuk memperkuat kesiapan infrastruktur, layanan, dan pengamanan lalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Survei jalur ini dipimpin oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. dan melibatkan berbagai stakeholder, termasuk Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, serta perwakilan BUMN terkait.

Dari Jasa Raharja, hadir Direktur Utama Muhammad Awaluddin dan Direktur Operasional Ariyandi sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada keselamatan berkendara.

Rest Area KM 81 Tol Cipali menjadi lokasi pertama yang ditinjau oleh rombongan, dilanjutkan ke Induk PJR Cipali KM 188 dan Pos Cileunyi melalui Tol Cisumdawu.

Seluruh titik tersebut merupakan lokasi strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik dan balik Idulfitri.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026, yang mengusung tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’, merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat.

“Negara hadir melalui kolaborasi seluruh stakeholder dalam persiapan pengamanan
jalur mudik, baik di Sumatra maupun Jawa. Tahun ini, kami membentuk check point pemeriksaan kendaraan, khususnya untuk bus dan travel, yang meliputi kelaikan kendaraan, kondisi dan kesehatan pengemudi, serta kelengkapan administrasi.

Pemeriksaan dilakukan secara terpadu bersama Kementerian Perhubungan, pihak
kesehatan, dan didukung oleh Jasa Raharja,” ujar Agus.

Ia juga menambahkan bahwa sejumlah langkah strategis telah disiapkan, termasuk pemanfaatan Tol Japek Selatan saat arus balik, percepatan perbaikan jalan rusak, serta penguatan pengawasan di jalur arteri dan jalan nasional utama.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa perusahaan mendukung penuh arahan Kakorlantas Polri dalam rangka menciptakan mudik yang aman dan berkeselamatan.

Jasa Raharja akan menyiapkan 25 Pos Pelayanan Terpadu (Posyanter) di sepanjang lintasan mudik, salah satunya di KM 81 sebagai bagian dari check point station. Posyanter ini akan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam mendukung pemeriksaan kesehatan pengemudi, penyediaan informasi rute perjalanan, serta edukasi keselamatan,” jelasnya.  (*)