HR Networking 2026, Berikut Hal yang Disoroti Jasa Raharja

2026-01-12T11:12:12.000Z

Penulis:Yunike Purnama

Rubi Handojo Soroti Transformasi SDM sebagai Penggerak Daya Saing Perusahaan di Acara HR Networking 2026
Rubi Handojo Soroti Transformasi SDM sebagai Penggerak Daya Saing Perusahaan di Acara HR Networking 2026

YOGYAKARTA — Jasa Raharja berpartisipasi dalam kegiatan HR
Networking 2026 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia
(AAUI) pada 8–10 Januari 2026 di Yogyakarta. 

Forum ini menjadi ruang bagi para
praktisi sumber daya manusia dari perusahaan asuransi dan reasuransi anggota AAUI untuk berdiskusi mengenai tantangan dan arah transformasi fungsi HR di tengah dinamika industri.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh para praktisi asuransi Direktur SDM, Umum & TI
Jasa Raharja Rubi Handojo hadir sebagai narasumber membawakan paparan
dengan topik ‘Human Capital Transformation as a Driver of Organizational Competitiveness’. 

Melalui sesi ini, Jasa Raharja membagikan perspektif mengenai pentingnya transformasi human capital sebagai faktor kunci dalam menjaga relevansi dan daya saing organisasi, khususnya di industri asuransi yang terus menghadapi perubahan teknologi, regulasi, dan ekspektasi publik.

Rubi mengawali pemaparannya dengan menyoroti dinamika industri asuransi global dan nasional yang menunjukkan bahwa kegagalan beradaptasi terhadap perubahan dapat berdampak serius terhadap keberlanjutan organisasi. Ia menegaskan bahwa transformasi tidak dapat hanya bertumpu pada adopsi teknologi dan peningkatan kapabilitas, tetapi harus disertai dengan penguatan tata kelola, manajemen risiko, serta integritas SDM sebagai fondasi utama organisasi.

“Pengalaman di industri menunjukkan bahwa teknologi dan kapabilitas saja tidak
cukup. Faktor penentu keberlanjutan organisasi adalah integritas. Tanpa integritas, strategi bisnis, sistem, dan inovasi tidak akan memberikan makna jangka panjang,” ujar Rubi.

Lebih lanjut, Rubi menjelaskan bahwa pengembangan kompetensi SDM di industri asuransi perlu dilakukan secara menyeluruh. Selain penguasaan kompetensi teknis dan digital, organisasi juga perlu memperkuat human-centric skills seperti kemampuan berpikir kritis, adaptabilitas, pembelajaran berkelanjutan, serta pengambilan keputusan yang etis. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjawab tantangan rendahnya literasi asuransi dan membangun kepercayaan publik terhadap industri.

Transformasi human capital tidak dapat dipisahkan dari mandat perusahaan dalam
menyelenggarakan asuransi kecelakaan Jasa Raharja sebagai bagian dari sistem
perlindungan dasar bagi masyarakat. Penguatan SDM diarahkan agar setiap insan perusahaan mampu menjalankan peran pelayanan publik secara profesional,
empatik, dan akuntabel, sejalan dengan nilai melayani sepenuh hati.

“Transformasi SDM harus berdampak nyata pada pengalaman pegawai, mitra, dan masyarakat. Ketika budaya organisasi dibangun atas dasar integritas dan
kepercayaan, maka petugas Jasa Raharja di lapangan akan mampu memberikan
pelayanan prima sebagai wujud negara hadir,” tambah Rubi. 

Mengangkat fokus pada penguatan peran strategis HR, HR Networking 2026 AAUI
diarahkan untuk mendorong terbentuknya kesamaan perspektif di kalangan pimpinan dan praktisi HR industri asuransi dalam merespons perubahan lingkungan
bisnis. 

Forum ini menjadi ruang konsolidasi gagasan terkait penguatan kepemimpinan, budaya organisasi, serta kesiapan talenta agar industri asuransi nasional dapat tumbuh secara sehat, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jasa Raharja terus mendukung
upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang adaptif, berintegritas, dan
berorientasi pada pelayanan publik, sejalan dengan arahan Danantara sebagai
entitas pengelola dan penguatan BUMN. Transformasi human capital yang
berkelanjutan diyakini menjadi fondasi utama dalam memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat tetap optimal di tengah tantangan perubahan yang semakin kompleks.

Kegiatan HR Networking 2026 ini turut menghadirkan sejumlah narasumber
kompeten, antara lain Budi Herawan selaku Chairman Asosiasi Asuransi Umum
Indonesia (AAUI), Eko Yunianto selaku Head of OJK Office Daerah Istimewa Yogyakarta, Heriyanto Agung selaku HR Director Vale Indonesia, serta Charles Budiman selaku Chief Digital Officer Maybank. 

Kehadiran para pemimpin lintas sektor tersebut memperkaya diskusi strategis terkait penguatan peran SDM dalam
mendorong daya saing dan keberlanjutan organisasi. (*)