BTN Raih Suntikan Dana PMN Rp 2,5 Triliun, Ini Pesan Menkeu

2023-01-30T05:55:12.000Z

Penulis:Yunike Purnama

Editor:Redaksi

Ilustrasi pameran pembiayaan perumahan Bank BTN.
Ilustrasi pameran pembiayaan perumahan Bank BTN

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hak untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak diatur dalam undang-undang. Namun demikian, kondisi kesenjangan atau backlog antara jumlah rumah terbangun dengan jumlah rumah yang dibutuhkan masyarakat mencapai di atas 28 juta rumah.

“Jadi kita punya tanggung jawab untuk menjawab hak masyarakat. Tapi kalau masyarakat berhak, tidak berarti dapat gratis. Maka, kita perlu merangkai seluruh kebijakan, regulasi, dan instrumen agar masyarakat mampu untuk bisa mendapatkan tempat tinggal yang layak dan sehat,” ujar Menkeu dalam keterangan resmi dikutip Senin, 30 Januari 2023.

Bank BTN merupakan institusi yang diciptakan untuk sebuah misi yang sangat jelas yaitu bagaimana menjawab tantangan sektor perumahan. Untuk mencapai cita-cita menjadi the best mortgage institution di ASEAN pada tahun 2025, Menkeu meminta Bank BTN untuk bekerja melebihi key performance indicator (KPI) yang ditetapkan.

“Saya berharap BTN bisa bersinergi dan memberi nilai tambah. BTN harus sehat, tata kelola yang baik, efisien, pengelolaan yang lebih baik dan kompetitif. Itu baru Anda bisa memberikan nilai tambah,” kata Menkeu.

“Jadi kita punya tanggung jawab untuk menjawab hak masyarakat. Tapi kalau masyarakat berhak, tidak berarti dapat gratis. Maka, kita perlu merangkai seluruh kebijakan, regulasi, dan instrumen agar masyarakat mampu untuk bisa mendapatkan tempat tinggal yang layak dan sehat,” ujar Menkeu dalam keterangan resmi dikutip Senin, 30 Januari 2023.

Bank BTN merupakan institusi yang diciptakan untuk sebuah misi yang sangat jelas yaitu bagaimana menjawab tantangan sektor perumahan. Untuk mencapai cita-cita menjadi the best mortgage institution di ASEAN pada tahun 2025, Menkeu meminta Bank BTN untuk bekerja melebihi key performance indicator (KPI) yang ditetapkan.

“Saya berharap BTN bisa bersinergi dan memberi nilai tambah. BTN harus sehat, tata kelola yang baik, efisien, pengelolaan yang lebih baik dan kompetitif. Itu baru Anda bisa memberikan nilai tambah,” kata Menkeu. (*)