BPS Lampung Literasi Data Lewat Statistics Meets Students

2026-02-05T07:29:03.000Z

Penulis:Eva Pardiana

Editor:Eva Pardiana

1002520579.jpg
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menggelar kegiatan edukatif bertajuk Statistics Meets Students.

BANDAR LAMPUNG — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menggelar kegiatan edukatif bertajuk Statistics Meets Students. Puluhan pelajar SMP Pelita Bangsa, Bandar Lampung, hadir di Aula BPS Provinsi Lampung, Selasa (3/2/2026), untuk mengenal lebih dekat dunia statistik.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun persepsi bahwa statistik yang kerap dianggap sebagai deretan angka rumit, sejatinya merupakan informasi yang relevan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Kepala BPS Provinsi Lampung yang diwakili Kepala Bagian Umum, Ajid Hajiji, dalam sambutannya menjelaskan bahwa BPS merupakan instansi vertikal yang bertugas mengumpulkan data sebagai dasar pengambilan keputusan pembangunan.

“Data yang dikumpulkan BPS, seperti jumlah penduduk atau rumah tangga, digunakan pemerintah untuk merancang berbagai program strategis, mulai dari sekolah rakyat hingga program tiga juta rumah,” ujar Ajid Hajiji melaui siaran resmi, Kamis (5/3/2026).

Ia juga mengingatkan bahwa pada Mei hingga Juli 2026, BPS akan melaksanakan Sensus Ekonomi.

“Kami mohon bantuan adik-adik untuk menyampaikan kepada keluarga di rumah bahwa pada bulan Mei, Juni, dan Juli 2026, petugas BPS akan turun ke lapangan untuk melakukan pendataan Sensus Ekonomi secara serentak. Kami mengajak para pelajar untuk ikut menyosialisasikan pentingnya sensus ini kepada keluarga dan lingkungan sekitar,” ajaknya.

Sensus Ekonomi akan mencakup seluruh aktivitas usaha nonpertanian guna menghasilkan data akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan ekonomi nasional.

Mewakili pihak sekolah, Ibu Liem menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai aplikasi nyata dari materi Geografi tentang populasi serta materi Matematika mengenai statistik yang sedang dipelajari siswa kelas VIII.

Sesi materi utama disampaikan oleh Hermawan Prasetyo dengan tema “Lebih Dekat dengan BPS”. Ia menekankan bahwa data bukan sekadar angka di dalam tabel, melainkan informasi karakteristik populasi yang dapat berbentuk teks, gambar, audio, hingga peta.

Hermawan juga menjelaskan berbagai produk BPS, mulai dari indikator strategis seperti inflasi dan pertumbuhan ekonomi, hingga cara masyarakat mengakses data melalui website lampung.bps.go.id, aplikasi Allstats BPS, serta layanan konsultasi “Talita”.

Di akhir sesi, Hermawan turut memperkenalkan Politeknik Statistika STIS sebagai sekolah kedinasan di bawah naungan BPS bagi siswa yang berminat mendalami ilmu statistik di masa depan.

Sesi berikutnya dipandu oleh Irvan Simamora dengan materi “Yuk Kenalan Sama Penduduk Indonesia”. Para siswa diajak memahami faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan penduduk, cara membaca piramida penduduk, serta dampak angka kematian bayi terhadap laju pertumbuhan penduduk.

Antusiasme siswa terlihat tinggi saat diskusi. Gabriel, siswa kelas VIII, menanyakan wilayah dengan populasi tertinggi di Lampung. Dijelaskan bahwa Kabupaten Lampung Tengah memiliki persentase penduduk tertinggi sebesar 16,19 persen, disusul Kota Bandar Lampung sebesar 12,88 persen.

Sementara itu, menanggapi pertanyaan Gisel terkait kendala di lapangan, pihak BPS menjelaskan bahwa tantangan utama adalah meyakinkan masyarakat bahwa data yang dikumpulkan bersifat penting dan dijamin kerahasiaannya.

Kegiatan diakhiri dengan sesi office tour untuk mengenalkan lingkungan kerja BPS Provinsi Lampung kepada para siswa.

BPS Provinsi Lampung berharap pelajar SMP Pelita Bangsa dapat menjadi “duta data” yang mendukung kesuksesan agenda statistik nasional, termasuk menyuarakan semangat Sensus Ekonomi 2026 demi Indonesia yang lebih terukur dan sejahtera. (*)