Berdayakan UMKM, BRI Dorong Melalui Pembiayaan Inovatif dan Transformasi Digital

2023-09-12T05:31:56.000Z

Penulis:Yunike Purnama

Editor:Redaksi

IMG_2183.jpeg

JAKARTA - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, Sunarso mengungkapkan bahwa BRI memiliki kompetensi inti dalam menyelesaikan dan memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

Sunarso mengatakan, pihaknya telah berkecimpung dalam sektor tersebut selama 128 tahun. Meski demikian, dirinya mengakui tidak mudah dalam melayani segmen UMKM.

"Kami menghadapi biaya operasional yang tinggi karena infrastruktur dan sumber daya manusia kami yang luas untuk melayani masyarakat," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Senin (11/9).

Untuk menjawab tantangan-tantangan tersebut, BRI memulai perjalanan transformasi berkelanjutan yang disebut BRIvolution pada tahun 2016, dan berfokus pada transformasi digital dan transformasi culture.

Sunarso menyampaikan, terdapat beberapa strategi yang dilakukan BRI dalam mendorong transformasi digital tersebut. Pertama, dengan mendorong digitalisasi proses bisnis internal. 

"Dalam hal ini, BRI berupaya menyederhanakan proses bisnis dan meningkatkan efisiensi. Lalu selanjutnya, BRI mendorong new business model demi mendorong penciptaan value," tuturnya.

Dia melanjutkan, transformasi digital dan inovasi pembiayaan juga menjadi kunci dalam mendukung perekonomian ASEAN. 

"Jika diringkas dalam perspektif BRI, kami tentu berpendapat bahwa subtema kunci yang paling relevan dalam konteks Asia, dan Indo Pasifik adalah transformasi digital dan pembiayaan inovatif oleh BRI dalam mendukung perekonomian nasional melalui fokus melayani segmen mikro dan UKM," pungkas Sunarso.

Sebagai informasi, BRI berhasil menyalurkan kredit ke sektor UMKM sebesar Rp 1.015,54 triliun hingga akhir triwulan II 2023. Nilai tersebut berkontribusi sebesar 84,48% dari total kredit BRI senilai Rp 1.202,13 triliun.(*)