903 Lulusan UIN RIL Diwisuda, Rektor Tekankan Pentingnya Belajar Sepanjang Hayat

Eva Pardiana - Kamis, 02 Juli 2026 19:24
903 Lulusan UIN RIL Diwisuda, Rektor Tekankan Pentingnya Belajar Sepanjang HayatUIN Raden Intan Lampung (RIL) mengukuhkan 903 lulusan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode II Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) KH Ahmad Hanafiah, Kamis (2/7/2026). (sumber: UIN RIL)

BANDAR LAMPUNG – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mengukuhkan 903 lulusan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode II Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) KH Ahmad Hanafiah, Kamis (2/7/2026).

Prosesi wisuda dilaksanakan dalam dua sesi, yakni 500 wisudawan pada sesi pagi dan 403 wisudawan pada sesi siang. Sidang senat terbuka dipimpin Ketua Senat UIN RIL, Prof. Dr. Idham Kholid, M.A.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., mengingatkan para lulusan agar menjadikan wisuda sebagai awal perjalanan untuk terus belajar sepanjang hayat.

Menurutnya, gelar akademik bukan jaminan mutlak keberhasilan, melainkan pintu pembuka berbagai peluang yang harus dibuktikan melalui kapasitas, keberanian, dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

"Tantangan yang akan dihadapi setelah lulus tidak lagi sesederhana persoalan di ruang kuliah. Dunia kerja dan kehidupan sosial menghadirkan persoalan yang semakin kompleks sehingga membutuhkan kemampuan berpikir kritis, beradaptasi, dan terus mengembangkan diri," ujarnya.

Rektor menegaskan bahwa kemampuan untuk terus belajar menjadi modal utama dalam menghadapi perubahan yang berlangsung sangat cepat.

"Oleh karena itu, jangan pernah berhenti belajar. Sekali lagi jangan pernah berhenti belajar. Kelulusan hari ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari sekolah kehidupan yang sesungguhnya. Jadilah pembelajar sepanjang hayat (lifelong learner), sebab di era yang berubah secepat ini, mereka yang berhenti belajar akan langsung menjadi pemilik masa lalu, sedangkan mereka yang terus belajar akan menjadi pemilik masa depan," katanya.

Selain itu, Rektor mengingatkan para lulusan agar senantiasa menjaga nama baik almamater dengan menjunjung tinggi kejujuran, integritas, dan akhlakul karimah.

"Kepintaran tanpa akhlak adalah bahaya, kecerdasan tanpa moralitas adalah bencana. Di mana pun saudara berada, kibarkan panji-panji UIN Raden Intan Lampung dengan kejujuran, integritas, dan keluhuran budi pekerti," pesannya.

Rektor juga mengajak para lulusan berperan aktif dalam menjawab berbagai tantangan global, termasuk menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, komitmen Green Campus yang terus dikembangkan UIN RIL merupakan implementasi nilai ekoteologi yang menempatkan manusia sebagai khalifatullah fil ardh untuk menjaga dan memakmurkan bumi.

Saat ini, UIN Raden Intan Lampung tercatat sebagai salah satu kampus hijau terbaik di Indonesia dan menempati peringkat ke-59 dunia dalam pemeringkatan UI GreenMetric.

Pada wisuda periode ini, Anisah Febrianti dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), dinobatkan sebagai wisudawan terbaik tingkat universitas dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95.

Untuk jenjang Pascasarjana, predikat lulusan terbaik Program Doktor diraih Ratna Dewi Setyowati dari Program Studi S3 Manajemen Pendidikan Islam dengan IPK 3,98. Sementara lulusan terbaik Program Magister diraih Nevy Agustina dari Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Arab dengan IPK sempurna 4,00.

Adapun wisudawan terbaik tingkat fakultas diraih oleh Anisah Febrianti dari FTK (IPK 3,95), Syakirah Apriliahana Said dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah (IPK 3,94), Muhammad Fikri Arfandi dari Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (IPK 3,93), serta Siti Rohmah dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (IPK 3,84).

Selanjutnya, Nabilli Rahman dari Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (IPK 3,92), Mutiara Agustina dari Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Adab (IPK 3,91), Gading Riyanda Ismail dari Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi (IPK 3,66), serta Vio Meiticha Risanli dari Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Psikologi Islam (IPK 3,87).

Pada kesempatan tersebut, UIN RIL juga memberikan penghargaan kepada karya ilmiah terbaik. Penghargaan disertasi terbaik diraih Listiyani Siti Romlah dari Program Studi S3 Manajemen Pendidikan Islam melalui disertasi berjudul Manajemen Transformasi Kurikulum OBE di UIN Raden Intan Lampung.

Penghargaan tesis terbaik diberikan kepada Fadila Rahmah dari Program Studi S2 Pendidikan Agama Islam dengan karya berjudul Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal terhadap Hasil Penilaian Afektif Santri di Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung.

Sementara itu, penghargaan skripsi terbaik diraih Binti Istiqomah Suganda dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, melalui karya berjudul Analisis Hidden Fees dalam Transaksi Keuangan Digital Perspektif Hukum Ekonomi Syariah. (ril)

RELATED NEWS