Lampung Financial Festival 2026 Hadirkan Edukasi Keuangan hingga Konser
Yunike Purnama - Jumat, 14 Agustus 2026 20:55
Direktur Group Kesekretariatan Lembaga Damaiyanti Sakti Maharani saat memaparkan rangkaian agenda LFF 2026. (sumber: Yunike Purnama/Kabarsiger)BANDARLAMPUNG — Kabar menarik bagi masyarakat Lampung. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan menghadirkan Lampung Financial Festival 2026 bertempat di Hotel Novotel pada 5–6 September 2026.
Tak hanya menjadi ajang edukasi keuangan, festival ini juga akan dikemas dengan berbagai kegiatan menarik, mulai dari business talks, educational class, stand up comedy, hingga konser musik yang menghadirkan Setia Band dan King Nassar.
Setelah sebelumnya sukses digelar di Surabaya, Medan, dan Yogyakarta, Financial Festival 2026 kini siap akan menyapa masyarakat Lampung.
Satukan Pelaku Industri dan Masyarakat

Direktur Group Tata Kelola, Risiko dan Kepatuhan III Suhardiono mengatakan, Lampung Financial Festival 2026 akan mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di sektor keuangan, mulai dari pembuat kebijakan, regulator, pelaku industri keuangan, akademisi, hingga masyarakat umum.
Melalui berbagai rangkaian kegiatan ini peserta tidak hanya diajak mengenal lebih jauh dunia keuangan, tetapi juga berdiskusi dan berbagi perspektif mengenai pengelolaan keuangan serta perkembangan sektor keuangan di Indonesia.
“Kehadiran festival ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen LPS dalam memperluas edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat,”ujar Dion saat media gathering LPS bertempat di Daja Cafe pada Jumat,14 Agustus 2026.
Sebagai anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), LPS bersama Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan memiliki amanat untuk terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
LFF 2026 Sasar Generasi Muda

Literasi keuangan menjadi semakin penting di tengah biaya hidup yang terus meningkat dan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.
Direktur Group Kesekretariatan Lembaga Damaiyanti Sakti Maharani mengatakan, generasi muda menjadi salah satu kelompok yang penting mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana mengelola pendapatan, mengatur pengeluaran, menyiapkan tabungan, hingga merencanakan tujuan finansial.
Upaya tersebut juga masih menghadapi tantangan. Setidaknya masih terdapat lebih dari 15 juta penduduk Indonesia usia produktif yang belum memiliki rekening simpanan di bank.
Karena itu, edukasi mengenai pentingnya memiliki rekening dan memahami layanan keuangan menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong inklusi keuangan.
LPS pun mendukung upaya agar semakin banyak masyarakat Indonesia memiliki rekening pribadi dan mampu memanfaatkan layanan keuangan secara bijak.
Belajar Keuangan Sambil Nikmati Hiburan

Damaiyanti melanjutkan, berbeda dari kegiatan edukasi yang identik dengan seminar formal, Lampung Financial Festival 2026 mengemas literasi keuangan dengan konsep yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Business talks dan educational class akan menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan wawasan seputar keuangan dan bisnis,”ujar Damaiyanti.
Sementara itu, unsur hiburan dihadirkan melalui stand up comedy serta penampilan musik dari Setia Band dan King Nassar.
Kemudian rencana akan hadir tokoh inspiratif seperti Menteri Keuangan, Kepala OJK dan Bank Indonesia, Utusan Khusus Presiden Indonesia Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Giring Ganesha, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Founder dan Chairman CT Corp Chairul Tanjung dan masih banyak lagi.
Perpaduan edukasi dan hiburan ini diharapkan membuat pesan mengenai pentingnya literasi keuangan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya generasi muda.
Bagi masyarakat Lampung yang tertarik mengikuti keseruan sekaligus mendapatkan wawasan baru soal keuangan, Lampung Financial Festival 2026 bisa menjadi agenda yang patut dicatat.(*)

