UIN Raden Intan Pertajam Program 2026, Perkuat Kinerja dan Efisiensi
Eva Pardiana - Senin, 04 Mei 2026 14:38
Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D. (sumber: Humas UIN RIL)BANDAR LAMPUNG – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menegaskan komitmen memperkuat kinerja dan mempertajam program prioritas tahun 2026 melalui penandatanganan Kontrak Kinerja Indikator Kinerja Utama (IKU) serta penyerahan Rencana Kerja Tahunan (RKT) oleh seluruh pimpinan kepada Rektor. Kegiatan yang disaksikan para wakil rektor tersebut berlangsung di Ruang Rapat Rektor, Senin (4/5/2026).
Agenda ini merupakan tindak lanjut Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) yang digelar pada 19 April 2026. Hasil rapat diterjemahkan ke dalam arah kebijakan yang lebih operasional, terutama terkait penajaman anggaran, efisiensi, serta penguatan program-program strategis universitas.
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. Safari, M.Sos.I., menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran tahun 2026 mengacu pada kebijakan pemerintah pusat mengenai penataan belanja satuan kerja serta rekomendasi Rakerpim.
Menurutnya, anggaran tahun 2026 difokuskan pada program-program yang memberikan dampak langsung terhadap pencapaian target universitas.
"Anggaran ini menjadi stimulan. Karena itu harus difokuskan pada kegiatan prioritas strategis," ujar Safari.
Program prioritas tersebut meliputi dukungan terhadap pendirian Fakultas Kedokteran, upaya mempertahankan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) Unggul, penguatan sertifikasi dan pemeringkatan internasional, serta peningkatan jumlah mahasiswa baru.
Selain itu, universitas juga membahas rencana penyatuan gedung Pascasarjana guna mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas kampus secara lebih efisien.
Di bidang efisiensi, Safari meminta setiap unit kerja melaporkan dampak nyata kebijakan penghematan, khususnya terkait penggunaan listrik, air, dan optimalisasi fasilitas kampus sebagai bagian dari implementasi pola kerja baru.
"Harus ada statistiknya. Jangan hanya kebijakan kerja dari rumah, tetapi tidak terukur dampaknya. Tujuan pola kerja itu untuk penghematan energi," katanya.
Sementara itu, Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., mengajak seluruh pimpinan tetap menjaga semangat kerja meski menghadapi penyesuaian anggaran.
"Apapun itu kita tetap harus bersyukur kepada Allah SWT. Saya berharap kita semua tetap bisa menjaga, memelihara, bahkan meningkatkan semangat kinerja kita," ujar Rektor.
Ia menegaskan bahwa penyesuaian anggaran tidak memengaruhi hak-hak dasar aparatur, seperti gaji, tunjangan kinerja, maupun tunjangan sertifikasi.
"Gaji, tunjangan kinerja, sertifikasi insya Allah tetap berjalan," katanya.
Karena itu, menurut Rektor, penyesuaian anggaran tidak boleh menjadi alasan menurunnya kinerja. Ia mengajak seluruh sivitas akademika menerapkan budaya hidup sederhana dan efisiensi, mulai dari penghematan listrik, air, hingga penggunaan kendaraan operasional.
Rektor juga mendorong optimalisasi aset kampus serta pembukaan peluang pendanaan eksternal guna mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dan pengembangan institusi.
Selain itu, perhatian terhadap mahasiswa tetap menjadi prioritas melalui penyediaan beasiswa dan bantuan pembiayaan pendidikan.
"Tingkat kepedulian kita kepada mahasiswa bisa disiasati melalui reward atas capaian mereka, misalnya bantuan UKT yang langsung dibayarkan untuk mahasiswa yang bersangkutan. Itu lebih terukur dan mudah diawasi," ujarnya.
Ia juga mengimbau pimpinan yang memiliki jejaring dengan dunia usaha, industri, maupun mitra eksternal lainnya untuk turut membuka peluang dukungan bagi mahasiswa dan alumni, terutama dalam membantu penyelesaian studi serta pengembangan karier setelah lulus.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor kembali menegaskan pentingnya soliditas organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
"Kita membutuhkan monoloyalitas dan soliditas tim kerja. Jangan mudah terpengaruh isu ini dan itu. Dengan tim baru ini saya menaruh kepercayaan yang sangat besar," katanya.
Rektor mengingatkan bahwa tantangan akreditasi dalam dua tahun mendatang tidak ringan. Oleh karena itu, seluruh unit diminta mulai menyiapkan dokumen berbasis data faktual sejak dini.
"Kalau dicicil dari sekarang, dua tahun ke depan seluruh kebutuhan dokumen sudah siap," ujarnya.
Ia berharap seluruh tim mampu menghadirkan berbagai terobosan baru demi kemajuan UIN Raden Intan Lampung.
"Apapun situasi dan kondisi yang kita hadapi, kita harus siap. Optimisme harus tetap tinggi. Alhamdulillah UIN Raden Intan Lampung masih bisa beradaptasi," katanya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Kontrak Kinerja IKU dan penyerahan RKT Tahun 2026 oleh seluruh pimpinan kepada Rektor yang disaksikan para wakil rektor.
Penajaman program, efisiensi anggaran, dan penguatan kinerja tahun 2026 tersebut menjadi bagian dari implementasi arah kepemimpinan Rektor UIN Raden Intan Lampung dalam periode Ber-ISI Mendunia, yang berfokus pada penguatan institusi, peningkatan daya saing internasional, serta keberlanjutan pengembangan kampus. (*)

