TransNusa Buka Rute Lampung–Malaysia Mulai 12 Februari 2026
Eva Pardiana - Rabu, 11 Februari 2026 09:19
TransNusa Buka Rute Lampung–Malaysia Mulai 12 Februari 2026 (sumber: Ilustrasi/Ist.)BANDAR LAMPUNG — Maskapai TransNusa akan melayani penerbangan perdana rute Lampung–Malaysia mulai 12 Februari 2026. Pembukaan rute ini menjadi langkah untuk menjaga status Bandara Radin Inten II sebagai bandara internasional sekaligus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo mengatakan, pembukaan rute tersebut merupakan strategi menghadirkan akses transportasi udara yang lebih mudah, murah, dan efisien bagi warga Lampung.
“Jika bandara internasional tidak digunakan, ada risiko statusnya turun kembali. Karena itu penerbangan ini harus dimanfaatkan masyarakat. Dampaknya, warga tidak perlu lagi melalui Jakarta atau Medan,” kata Bambang, Rabu (11/2/2026).
- Penduduk Miskin Lampung Berkurang 26,9 Ribu Orang
- Ekonomi Lampung 2025 Tertinggi Ketiga di Sumatra
- PLN UP3 Tanjung Karang Gelar Edukasi K3 Jaga Zero Harm
TransNusa dijadwalkan membuka penerbangan reguler rute Lampung–Kuala Lumpur setiap Senin dan Kamis, serta melayani rute domestik Lampung–Jakarta. Dari Kuala Lumpur, penumpang juga dapat melanjutkan penerbangan lanjutan ke Jeddah.
Menurut Bambang, sektor perjalanan umrah menjadi salah satu penerima manfaat terbesar. Dari Lampung tercatat sekitar 24 ribu perjalanan umrah yang selama ini harus menempuh jalur darat dan udara secara berlapis.
“Dengan rute ini, perjalanan menjadi lebih singkat sehingga menghemat waktu, tenaga, dan biaya. Bandara internasional harus dirasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Untuk menjaga keberlanjutan rute, Pemerintah Provinsi Lampung juga menyiapkan kunjungan ke Malaysia yang dirancang sebagai misi pembangunan. Agenda tersebut meliputi promosi pariwisata Lampung, penjajakan kerja sama perdagangan, serta penguatan layanan bagi pekerja migran asal Lampung.
- PTPN Group Tetap Siagakan Posko Bencana Pasirlangu
- Pemprov Lampung Dorong BRT Itera Jadi Proyek Percontohan
- Itera–Pemprov Lampung Matangkan Operasional Smart BRT
“Kami sudah berkomunikasi dengan para migran di Malaysia. Banyak yang ingin pulang langsung ke Lampung tanpa transit Jakarta,” kata Bambang.
Pemprov Lampung juga menjadwalkan pertemuan dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan mitra strategis di Malaysia, termasuk pelaku usaha dan asosiasi perjalanan.
Sejumlah asosiasi, seperti Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO), dan Perkumpulan Penyelenggara Umrah dan Haji Khusus Indonesia (PPUI), serta para travel agent menyatakan minat terlibat dalam paket wisata, umrah, dan kerja sama bisnis lintas negara.
Bambang menegaskan, dukungan masyarakat menjadi kunci keberlanjutan penerbangan tersebut agar status internasional Bandara Radin Inten II tetap terjaga.
“Jika penerbangan ini dimanfaatkan, Bandara Radin Inten II akan tetap menjadi bandara internasional yang aktif,” pungkasnya. (*)

