Sekdaprov Dorong Bandar Lampung Expo Jadi Penggerak Ekonomi dan Pariwisata
Eva Pardiana - Jumat, 17 Juli 2026 20:35
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung menghadiri pembukaan Bandar Lampung Expo 2026 dalam rangka Hari Jadi ke-344 Kota Bandar Lampung di Gedung Graha Mandala Alam, Jumat malam (17/7/2026). (sumber: Pemprov Lampung)BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung mendorong Bandar Lampung Expo menjadi ruang strategis untuk memperkuat perdagangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung pada pembukaan Bandar Lampung Expo 2026 dalam rangka Hari Jadi ke-344 Kota Bandar Lampung di Gedung Graha Mandala Alam, Jumat malam (17/7/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kota Bandar Lampung yang terus menyelenggarakan Bandar Lampung Expo sebagai etalase promosi potensi daerah sekaligus motor penggerak ekonomi kerakyatan.
Ia mengungkapkan, penyelenggaraan Bandar Lampung Expo 2025 berhasil mencatat nilai transaksi sebesar Rp2,1 miliar, melampaui target yang telah ditetapkan. Capaian tersebut menunjukkan bahwa expo tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga ruang strategis untuk memperluas akses pasar, membuka peluang kemitraan, serta meningkatkan daya saing produk unggulan daerah.
"Capaian tersebut menunjukkan bahwa Bandar Lampung Expo bukan sekadar ajang pameran, tetapi telah menjadi ruang strategis untuk memperluas akses pasar, membuka peluang kemitraan, serta meningkatkan daya saing produk-produk unggulan daerah," demikian disampaikan dalam sambutan Gubernur.
Untuk penyelenggaraan tahun ini, Gubernur mengimbau agar seluruh aktivitas ekonomi dan transaksi selama expo didokumentasikan serta dicatat secara efektif, terukur, dan transparan sebagai bagian dari upaya meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan kegiatan.
Selain menjadi wadah promosi perdagangan, Bandar Lampung Expo juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Provinsi Lampung. Melalui kolaborasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai destinasi wisata unggulan, desa wisata, seni budaya, kuliner khas, hingga berbagai produk ekonomi kreatif binaan pemerintah.
"Perdagangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif merupakan tiga sektor yang saling menguatkan. Bandar Lampung sebagai ibu kota provinsi memiliki posisi strategis sebagai pusat pergerakan ekonomi bagi seluruh kabupaten/kota di Lampung," lanjutnya.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung terus diperkuat guna menciptakan fondasi pembangunan yang kokoh menuju Provinsi Lampung yang maju, inklusif, dan berdaya saing, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
Gubernur juga menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-344 Kota Bandar Lampung dan berharap ibu kota Provinsi Lampung tersebut semakin maju, nyaman untuk dihuni, menarik untuk dikunjungi, serta semakin kuat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir Balaw, mengapresiasi capaian pembangunan Kota Bandar Lampung yang dinilai terus menunjukkan perkembangan positif melalui berbagai indikator ekonomi maupun penghargaan di tingkat regional dan nasional.
Menurut Tomsi, selain indikator statistik, peningkatan kesejahteraan masyarakat juga tercermin dari bertambahnya kepemilikan kendaraan bermotor yang menunjukkan meningkatnya daya beli masyarakat seiring membaiknya kondisi perekonomian daerah.
"Melalui momentum Hari Ulang Tahun ke-344 ini, marilah kita memperkuat komitmen bersama untuk menjadikan Bandar Lampung sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas sinergi yang terus terjalin antara instansi vertikal, pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, dan seluruh elemen masyarakat.
Eva mengatakan Kota Bandar Lampung terus berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi melalui berbagai investasi, termasuk pembangunan sejumlah hotel baru yang diharapkan semakin memperkuat sektor pariwisata dan perekonomian daerah. (pl)

