PGN Tunjukkan Kesiapan Infrastruktur Gas Bumi di Sumatera kepada Investor

Eva Pardiana - Senin, 13 Juli 2026 20:48
PGN Tunjukkan Kesiapan Infrastruktur Gas Bumi di Sumatera kepada InvestorPT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mengajak investor ritel terbesar perseroan meninjau langsung fasilitas operasi gas bumi di Sumatera Utara, Senin (13/7/2026). (sumber: Dok. PGN)

JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), selaku Subholding Gas Pertamina, mengajak investor ritel terbesar perseroan meninjau langsung fasilitas operasi gas bumi di Sumatera Utara, Senin (13/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PGN memperkuat transparansi sekaligus menunjukkan kesiapan infrastruktur yang menjadi fondasi pertumbuhan bisnis gas bumi di Sumatera dan Kepulauan Riau.

Dalam kunjungan itu, investor mendapat gambaran mengenai pengelolaan infrastruktur, keandalan pasokan, serta potensi pengembangan pasar gas bumi. Potensi tersebut akan diperkuat melalui sejumlah proyek strategis, termasuk dukungan terhadap pembangunan Pipa Transmisi Sumatera Utara–Riau (Sutri) yang dilaksanakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Pengembangan jaringan tersebut diharapkan meningkatkan konektivitas pasokan sekaligus membuka peluang pemanfaatan gas bumi di berbagai pusat pertumbuhan ekonomi.

Hingga April 2026, melalui Sales and Operation Region I (SOR I), PGN menyalurkan gas bumi sekitar 147 BBTUD kepada lebih dari 136 ribu pelanggan di Sumatera dan Kepulauan Riau.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Heri Murahmanta mengatakan, wilayah tersebut memiliki karakteristik pasar yang saling melengkapi. Di Batam terdapat pelanggan industri berkapasitas besar atau high volume anchor, sedangkan Palembang dan Medan merupakan pasar dengan tingkat penetrasi tinggi atau high penetration market.

“Kombinasi karakteristik pasar tersebut menjadi kekuatan bagi PGN dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus menciptakan portofolio pelanggan dengan profil risiko yang lebih terukur,” ujar Heri.

Dari sisi infrastruktur, operasi PGN di Sumatera Utara turut didukung jaringan yang dikelola anak usaha, PT Pertamina Gas Operation North Sumatera Area (ONSA). Jaringan tersebut terintegrasi dengan berbagai sumber pasokan domestik, termasuk regasifikasi LNG Arun serta pasokan dari sejumlah blok hulu.

Gas bumi tersebut selanjutnya didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik, kawasan industri, hingga sektor pupuk.

Menurut Heri, pengembangan Pipa Transmisi Sumatera Utara–Riau menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas jaringan gas di Pulau Sumatera. Jaringan transmisi itu akan menghubungkan Sumatera bagian utara, tengah, hingga selatan sehingga memperluas fleksibilitas penyaluran gas bumi dari Aceh hingga Lampung.

“Bagi PGN, integrasi jaringan gas bumi memberikan fleksibilitas yang lebih tinggi dalam mengelola pasokan sekaligus membuka akses terhadap sumber gas baru. Dengan sistem yang semakin terhubung, pemanfaatan gas domestik dapat dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan berbagai sektor ekonomi secara lebih andal dan efisien,” jelas Heri.

Selain memperkuat konektivitas antardaerah, PGN saat ini mengoperasikan jaringan pipa gas bumi sepanjang sekitar 1.834 kilometer yang melayani pelanggan rumah tangga, pelanggan kecil, serta pelanggan komersial dan industri di wilayah Sumatera bagian utara.

Keberadaan fasilitas offtake station, seperti Pasar IX, turut meningkatkan fleksibilitas distribusi sekaligus mendukung efisiensi pengembangan jaringan gas di masa mendatang.

Heri menambahkan, penguatan jaringan transmisi dan distribusi merupakan bagian dari strategi jangka panjang PGN dalam mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi domestik. Strategi tersebut didukung integrasi infrastruktur pipa dan nonpipa, termasuk compressed natural gas (CNG) dan liquefied natural gas (LNG).

Integrasi itu memungkinkan PGN menjangkau kebutuhan pelanggan yang semakin beragam di berbagai wilayah.

“Sumatera dan Kepulauan Riau memiliki potensi pertumbuhan industri yang sangat menjanjikan. Dengan jaringan yang semakin terintegrasi, pasokan yang andal, serta portofolio infrastruktur yang terus berkembang, PGN optimistis dapat memperluas pemanfaatan gas bumi, memperkuat pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan, sekaligus menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi para pemegang saham,” tutup Heri. (*)

Tags PGNBagikan

RELATED NEWS