Perubahan APBD Bandar Lampung 2022, Belanja Lebih Besar dari Pendapatan

Eva Pardiana - Sabtu, 13 Agustus 2022 09:47
Perubahan APBD Bandar Lampung 2022, Belanja Lebih Besar dari PendapatanWali Kota Eva Dwiana (paling kanan) saat penyampaian Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan APBD 2022 pada sidang paripurna, di gedung DPRD Bandar Lampung, Jumat 12 Agustus 2022. (sumber: M. Iqbal Pratama/Kabar Siger)

BANDAR LAMPUNG – Belanja daerah Kota Bandar Lampung pada perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 lebih besar dari pada pendapatan daerah.

Hal itu disampaikan Wali Kota Eva Dwiana saat penyampaian Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan APBD 2022 pada sidang paripurna, Jumat 12 Agustus 2022.

Belanja daerah Kota Bandar Lampung hingga akhir 2022 direncanakan Rp3,7 triliun, sementara pendapatan daerah hanya diproyeksikan Rp2,486 triliun.

Eva Dwiana menjelaskan total pendapatan pada perubahan APBD yang mencapai Rp2,486 triliun tersebut, mengalami kenaikan sebesar Rp145 miliar dari sebelumnya Rp2,341 triliun.

"Sumber pendapatan daerah berasal dari PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang naik Rp132 miliar dari Rp800 miliar. Sementara pendapatan transfer naik Rp12 miliar dari Rp1,537 triliun," ujar Eva Dwiana.

Bila dirincikan sumber PAD berasal dari PAD yang sah, semula dianggarkan Rp200 miliar menjadi Rp300 miliar atau bertambah Rp130 miliar. retribusi daerah dianggarkan Rp47 miliar bertambah Rp30 juta dan pengelolaan kekayaan daerah naik dari target Rp31 miliar, menjadi Rp33 miliar.

"Pajak daerah tidak mengalami perubahan atau tetap sama dengan target pendapatan pada APBD induk tahun anggaran 2022," ungkapnya.

Sementara itu, belanja daerah pada perubahan APBD tahun 2022 direncanakan Rp3,7 triliun. Komposisi pada perubahan APBD yakni belanja operasi 79,33 persen, belanja modal 19,25 persen, dan belanja tidak terduga 1,42 persen.

"Belanja daerah kita fokuskan pada pembangunan jalan dan drainase karena ada beberapa titik yang harus diperbaiki seperti di RS Abdul Moeloek. Nanti Bunda akan sowan ke Pak Tubernur untuk minta izin, itu akan dibangun bersama dengan Balai PUPR," tuturnya. (IQB)

RELATED NEWS