Pemprov Lampung Perkuat Peran Jasaboga dan Kuliner Daerah
Eva Pardiana - Kamis, 22 Januari 2026 06:22
Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Provinsi Lampung Periode 2026–2031 di Graha Pattimura Resto, Rabu (21/1/2026). (sumber: Diskominfotik Provinsi Lampung)BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik seperti jalan dan gedung, tetapi juga menyangkut ketahanan pangan serta pemenuhan gizi masyarakat. Sektor jasa boga dan kuliner dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pariwisata dan perekonomian daerah.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (Ekubang), Bani Ispriyanto, pada Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Provinsi Lampung Periode 2026–2031 di Graha Pattimura Resto, Rabu (21/1/2026).
“Ketika berbicara pembangunan, yang sering terbayang adalah jalan mulus atau gedung tinggi. Padahal, urusan perut atau makan adalah kebutuhan paling dasar. Di sinilah peran APJI sangat penting sebagai mitra pemerintah untuk memastikan masyarakat dapat mengonsumsi makanan yang sehat, aman, dan bergizi,” ujar Bani Ispriyanto mewakili Gubernur Lampung.
Dalam acara bertema “Meningkatkan Daya Saing dan Profesionalisme Jasaboga Melalui Standarisasi dan Inovasi Menuju Indonesia Emas” tersebut, Gubernur juga menyoroti perubahan tren pariwisata, di mana kuliner kini menjadi salah satu tujuan utama wisatawan.
- PT Enero Produksi Bioetanol 99,9% Dukung Transisi Energi
- Direktur WALHI Lampung Ingatkan Risiko Perdagangan Karbon
- Tanam Padi Serentak di Lampung Timur, Kodam Dorong Produksi
“Wisatawan saat ini menjadikan kuliner sebagai prioritas. Pertanyaan pertama saat tiba di suatu daerah sering kali adalah ‘di mana tempat makan yang enak?’ Karena itu, saya berharap APJI dapat menjadi penggerak UMKM Lampung untuk naik kelas, lebih profesional, melek teknologi, namun tetap menjaga kualitas dan kebersihan,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Lampung turut memberikan apresiasi kepada APJI atas dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kontribusi APJI dalam melatih dan mendampingi pengelola dapur dinilai sangat strategis dalam menyiapkan generasi emas Indonesia yang sehat dan berkualitas.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum DPP APJI, Tashya Megananda Yukki, secara resmi melantik Yunnatan Wijaya sebagai Ketua DPD APJI Lampung beserta jajaran pengurus masa bakti 2026–2031. Prosesi dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus oleh Gubernur Lampung yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekubang.
Gubernur berpesan agar APJI diibaratkan seperti sebuah masakan, di mana seluruh unsur harus berpadu dan bekerja sama untuk menghasilkan kualitas terbaik.
“Saya yakin dengan kepengurusan baru ini, APJI Lampung akan semakin solid dan kehadirannya makin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung,” pungkas Bani.
Sementara itu, Ketua Umum DPP APJI Tashya Megananda Yukki menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum awal pengabdian strategis APJI dalam memajukan industri jasaboga nasional dan daerah. Ia menekankan peran APJI sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“APJI dipercaya oleh Kementerian Pertahanan dan Universitas Pertahanan untuk melatih 32.000 Sarjana Penggerak Pembangunan yang kini menjadi pimpinan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) atau dapur MBG di seluruh Indonesia. Untuk itu, kami telah menurunkan 500 trainer dari anggota APJI,” ujar Tashya.
Guna memastikan standar keamanan pangan, Tashya juga mengumumkan pembentukan Satgas MBG APJI. Satgas ini bertugas memberikan pendampingan teknis lanjutan terkait manajemen katering industri, higienitas, dan sanitasi kepada dapur umum serta relawan di daerah yang masih memiliki keterbatasan pengetahuan teknis.
- IM3 Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025
- Telkomsel Perkuat Akses Internet di Huntara
- BNI Kenalkan Achievers Chapter, Siap Akselerasi Ekonomi
“Yang kita beri makan adalah anak-anak penerus bangsa. Karena itu, APJI merasa bertanggung jawab untuk membekali para relawan dengan pengetahuan yang memadai,” tambahnya.
Selain fokus pada program gizi nasional, DPP APJI juga berkomitmen mendorong pengembangan UMKM kuliner di Lampung melalui program scaling-up. Fasilitas desain kemasan gratis akan diberikan kepada produk anggota yang lolos kurasi agar mampu menembus pasar nasional dan internasional.
Tashya juga mengungkapkan peluang ekspor melalui jaringan toko APJI yang telah beroperasi di Amsterdam, Belanda.
“Masyarakat Belanda sangat menyukai keripik pisang. Lampung dikenal sebagai sentra keripik pisang, sehingga ini menjadi peluang besar untuk dikurasi, diperbaiki kemasannya, dan dipasarkan di Amsterdam,” ungkapnya. (*)

