Merdeka Copper Habiskan Rp24,93 Miliar untuk Eksplorasi di Desember 2020

Ekonomi & Fintech 13 Jan 2021, By Redaksi
Merdeka Copper Habiskan Rp24,93 Miliar untuk Eksplorasi di Desember 2020 Ilustrasi. (Shutterstock)

Kabarsiger.com - Emiten pertambangan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengungkapkan terus melanjutkan kegiatan eksplorasi di tiga daerah berbeda di Indonesia yakni Tujuh Bukit di Jawa Timur, Pulau Wetar di Maluku Barat Daya, dan Pani di Gorontalo sepanjang Desember 2020.

Berdasarkan keterangan tertulis perseroan di Keterbukaan Informasi BEI, Selasa (12/1/2021), Corporate Secretary Adi Adriansyah mengungkapkan pihaknya telah mengeluarkan dana sebesar Rp24,93 miliar untuk kegiatan eksplorasi yang dilakukan MDKA di Desember 2020.

"Semua pekerjaan diselesaikan melalui perjanjian kontrak antara Merdeka dan PT Merdeka Mining Servis," ujar Adi.

Dijelaskan Adi, pengerjaan Upper High Grade Zone (UHGZ) dari sumber daya tembaga dan emas Tujuh Bukit sedang dieksplorasi melalui kombinasi pengeboran permukaan dan bawah tanah.

Fokus dari program pemboran saat ini adalah area Upper High Grade Zone (disebut sebagai Area Penambangan Awal - "IMA") yang berisi zona terbesar dari hasil pengeboran bermutu tinggi yang berdekatan untuk tembaga dan emas hingga saat ini, dan dalam kondisi baik diposisikan untuk pengeboran dari lokasi penurunan saat ini.

Secara total pengeluaran untuk kegiatan eksplorasi yang terkait dengan Tujuh Bukit UHGZ sepanjang Desember sebesar Rp22 miliar.

Sementara itu, program eksplorasi Pulau Wetar berfokus pada pemetaan dan pengambilan sampel serpihan batuan target EM regional dekat Lerokis, kompilasi pengujian baru, dan pengumpulan sampel petrologi dari Barumanu, integrasi data pemetaan regional, GIS dan pembaruan basis data. Total perkiraan biaya di Desember sebesar Rp0,53 miliar.

Kemudian pengeboran berlian di proyek Pani tetap ditangguhkan, sementara peninjauan informasi historis dan hasil hingga saat ini dilakukan untuk pengoptimalan program.

Tercatat tujuh belas lubang bor untuk 4.543,95 meter dari empat puluh lubang bor yang direncanakan untuk sekitar 10.500m telah selesai. Total pengeluaran untuk kegiatan eksplorasi properti Pani pada Desember 2020 sebesar Rp2,4 miliar. (*)

Yunike Purnama

Yunike Purnama