Mahasiswa Ancam Aksi Lebih Besar Jika Tidak Dapat Respon DPRD Bandar Lampung

Eva Pardiana - Kamis, 08 September 2022 16:28
Mahasiswa Ancam Aksi Lebih Besar Jika Tidak Dapat Respon DPRD Bandar LampungGabungan organisasi mahasiswa kembali menggelar aksi di depan gedung DPRD Kota Bandar Lampung, Kamis, 8 September 2022. (sumber: M. Iqbal Pratama/Kabar Siger)

BANDAR LAMPUNG — Aksi demo tolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh mahasiswa kembali digelar di depan gedung DPRD Kota Bandar Lampung, Kamis, 8 September 2022.

Kali ini, aksi dilakukan oleh puluhan mahasiswa gabungan organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Persatuan Mahasiswa Kristen Indonesia (PMKRI), dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia).

Meskipun di bawah guyuran hujan, mereka tetap semangat menyampaikan tuntutan kepada wakil rakyat.

Ketua IMM Bandar Lampung, Muhammad Tahta mengaku ada lima tuntutan massa mahasiswa pada aksi ini, yaitu meminta pemerintah untuk mengusut tegas mafia migas.

"Kita mendesak pemerintah untuk menyalurkan bantuan secara tepat sasaran, serta mendesak untuk mengendalikan bahan pokok agar stabil," paparnya.

Massa juga meminta untuk menunda proyek strategis nasional yang tidak pro-rakyat. Serta meminta pemerintah untuk mengoptimalkan pajak negara dengan distribusi sepenuhnya untuk rakyat.

Kami minta dewan perwakilan rakyat daerah bisa mengawal tuntutan kami. Jika tetap tidak diizinkan berdialog dengan perwakilan dewan, kami akan gelar aksi lebih besar lagi," ungkapnya.

Salah satu orator memastikan aksi ini adalah aksi damai tanpa diwarnai aksi anarkis. "Kita hanya ingin silaturahmi ke DPRD Bandar Lampung untuk menyampaikan aspirasi masyarakat," ujarnya. (IQB)

RELATED NEWS