Kementerian BUMN Pegang Keberlanjutan Divestasi Vale Indonesia

Yunike Purnama - Sabtu, 28 Oktober 2023 05:44
Kementerian BUMN Pegang Keberlanjutan Divestasi Vale Indonesia (sumber: null)

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan kelanjutan operasi PT Vale Indonesia Tbk setelah 2025 mendatang tergantung oleh keputusan Kementerian BUMN.

Pasalnya syarat Vale untuk bisa memperpanjang operasinya harus melakukan divestasi atau melepas sahamnya ke Indonesia. Arifin mengatakan, terkait keberlanjutan pengelolaan tambang ada di Kementerian ESDM sementara, urusan bisnis ada di Kementerian BUMN.

"Tinggal finalisasi dengan BUMN. Kalau dari kementeriannya sudah nggak ada masalah," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif di Kementerian ESDM Jumat, 27 Oktober 2023.

Menteri ESDM ini mengatakan, pihaknya akan memberikan izin dengan catatan segara persyarakat telah dipenuhi Vale. Pasalnya Bola izin di Kementerian ESDM diakui Arifin telah selesai. Arifin menyebut, saham Vale yang akan dialihkan ke MIND ID rencananya berkisar di angka 11-14%.

BUMN Ngotot Jadi Saham Pengendali

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, setidaknya sampai saat ini sudah ada kesepakatan terkait kebijakan peralihan saham Vale Indonesia tersebut. Sehingga ke depannya dibutuhkan kebijakan yang transparan dalam upaya-upaya penyelesaiannya.

Harapannya divestasi saham Vale bisa dilakukan sesuai aturan, sehingga pemerintah dapat menjadi pemegang saham mayoritasnya. Sama halnya dengan proses divestasi peralihan saham Freeport Indonesia, yang sejak 2018 sudah dimiliki mayoritas oleh pemerintah Indonesia melalui MIND ID sebagian BUMN.

Peralihan saham Vale Indonesia ke pemerintah agar kontraknya di Indonesia yang berakhir pada 2025 bisa diperpanjang dari sebelumnya Kontrak Karya ke Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

"Kami dorong Kementerian ESDM membuat kebijakan yang baik buat semuanya. Harus ada transparansi kebijakan. Menteri ESDM mendukung," kata Erick di Jakarta, Senin, 14 Agustus 2023.

Diberitakan sebelumnya, Holding BUMN Tambang MIND ID menyampaikan pihaknya tengah bernegosiasi dengan PT Vale Indonesia perihal divestasi saham. Utamanya, sebagai syarat perpanjangan Kontrak Karya (KK) Vale menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso membeberkan proses akuisisi saham Vale saat ini masih dalam proses. Namun ia memastikan saham Vale yang akan dialihkan ke Holding BUMN Tambang bisa lebih dari 14%.(*)

Editor: Redaksi
Yunike Purnama

Yunike Purnama

Lihat semua artikel

RELATED NEWS