Jelang Nataru, Jasa Raharja dan Polri Cek Jalur Bakauheni-Merak
Yunike Purnama - Minggu, 08 November 2026 12:13
PT Jasa Raharja (Persero) mengikuti Survei Kesiapan Jalur Transportasi dan Pelabuhan Penyeberangan dalam rangka Pengamanan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (sumber: Ist)JAKARTA – PT Jasa Raharja (Persero) mengikuti Survei Kesiapan Jalur Transportasi dan Pelabuhan Penyeberangan dalam rangka
Pengamanan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 yang dilaksanakan Korlantas Polri,
pada Kamis (5/11).
Survei dilakukan pada sejumlah titik strategis di Bakauheni dan Merak untuk memastikan kesiapan pengamanan, kelancaran arus lalu lintas, keselamatan transportasi, dan pelayanan kepada masyarakat selama periode libur akhir tahun.
Agenda tersebut dilaksanakan oleh Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Komjen.
Pol. Dr. Roycke Harry Langie, Kakorlantas Polri Brigjen Pol. Aries Syahbudin, Dirut PT Jasa Raharja Awaludin (Persero), Dirut PT Jasa Marga Rivan A. Purwantono (Persero) Tbk., Direktur Operasional PT Jasa Raharja (Persero) Ariyandi, Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol. Turmudi, dan stakeholder terkait.
Astamaops Polri Komjen Pol. Roycke Harry Langie mengatakan, pengecekan tersebut
merupakan bagian dari pengumpulan data dan indikator untuk menyusun rencana
operasi pengamanan Nataru, khususnya terkait kesiapan fasilitas yang akan
digunakan masyarakat.
- Ekonomi Lampung Tumbuh 5,02 Persen, Investasi Menguat
- Empat Hari Menuju Lamsel Fest 2026, Seluruh Lini Dipastikan Siap
- Sambut Lamsel Fest 2026, Gema HELAU Percantik Wajah Pusat Pemerintahan Lamsel
“Dari tiga titik yang sudah kami lihat, secara umum sudah sesuai standar. Nanti mungkin ada teknis-teknis lain yang akan kita atur, baik mulai dari jalur masuk maupun jalur keluar,” ujar Roycke di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Brigjen Pol. Aries Syahbudin menyampaikan kondisi
infrastruktur di kawasan Pelabuhan Bakauheni mengalami peningkatan dibandingkan
hasil evaluasi dua tahun sebelumnya.
“Berdasarkan evaluasi dua tahun terakhir,
secara infrastruktur ini jauh lebih baik,” terang Kakorlantas .
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin menyampaikan, survei bersama
tersebut merupakan langkah antisipatif untuk mengidentifikasi kondisi jalur, potensi
hambatan, kesiapan fasilitas transportasi, serta kebutuhan penguatan pelayanan
menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat.
“Melalui peninjauan langsung, kami dapat memetakan potensi risiko dan memperkuat koordinasi agar langkah antisipasi dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat,” ujarnya.
Menurut dia, jalur Bakauheni– Merak merupakan salah satu simpul strategis yang menghubungkan pergerakan masyarakat antara Pulau Jawa dan Sumatera. Awaluddin mengatakan, kesiapan menghadapi Nataru tidak hanya menyangkut kelancaran arus kendaraan, tetapi juga upaya pencegahan kecelakaan dan kecepatan pelayanan ketika risiko terjadi.
Untuk mendukung pelayanan selama periode Nataru 2026–2027, Jasa Raharja sebagai bagian dalam ekosistem Danantara Indonesia menyiagakan 2.000 personel secara nasional dengan dukungan pelayanan di 29 kantor wilayah dan kantor cabang.
Jasa Raharja juga menyiapkan lima Tim Jasa Raharja Reaksi Cepat untuk mendukung respons dan koordinasi pelayanan di lapangan.
Jasa Raharja akan mengoptimalkan Command Center Kantor Pusat sebagai pusat
pemantauan situasi lalu lintas dan data kecelakaan secara daring. Pemantauan
dilakukan melalui integrasi data dengan IRSMS Korlantas Polri dan rumah sakit mitra
agar koordinasi serta penanganan korban dapat dilakukan secara cepat.
Selain itu, Jasa Raharja memberikan dukungan terhadap 10 Pos Pelayanan Terpadu
di wilayah Jawa dan Bali. Kegiatan lapangan juga diperkuat melalui Mobile Unit
Keselamatan Lalu Lintas, pemantauan titik rawan kecelakaan, aksi simpatik, dan
penyampaian imbauan keselamatan kepada masyarakat.
Jasa Raharja mengimbau masyarakat mempersiapkan perjalanan dengan baik,
memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, menjaga kesehatan pengemudi, dan
tidak memaksakan diri berkendara ketika lelah.
“Natal dan Tahun Baru adalah
momentum berkumpul bersama keluarga. Karena itu, rencanakan perjalanan dengan
baik dan jadikan keselamatan sebagai prioritas,” tutup Awaluddin. (*)

