HUT ke-65 Jasa Raharja Perkuat Pelayanan Publik

Yunike Purnama - Senin, 05 Januari 2026 18:46
HUT ke-65 Jasa Raharja Perkuat Pelayanan PublikPeringati HUT ke-65 Jasa Raharja Perkuat Pelayanan Publik Relevan dan Berkelanjutan (sumber: Ist)

JAKARTA  — Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan berempati kepada masyarakat dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 yang digelar pada Senin
(5/1).

Upacara tersebut diselenggarakan hybrid dengan diikuti oleh seluruh Insan Jasa Raharja, di Kantor Pusat, Kantor Wilayah dan Cabang Jasa Raharja seluruh Indonesia.

Selama 65 tahun perjalanan pengabdian, Jasa Raharja hadir melayani sepenuh hati
pada berbagai momen krusial kehidupan masyarakat, khususnya ketika terjadi
kecelakaan dan korban serta keluarganya membutuhkan kepastian perlindungan.

Mandat tersebut menempatkan perusahaan sebagai penyelenggara jaminan perlindungan dasar korban kecelakaan Jasa Raharja sekaligus representasi negara hadir melalui pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Fokus pada pelayanan tercermin dari kinerja penyaluran santunan sepanjang 2025.

Penyaluran santunan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, didukung penguatan sistem layanan, serta keterlibatan aktif petugas Jasa Raharja di lapangan untuk memastikan hak korban terpenuhi sesuai ketentuan.

Dodi Apriansyah  Sekretaris Perusahaan PT Jasa Raharja menegaskan bahwa pelayanan santunan merupakan inti dari mandat perusahaan. 

“Pelayanan santunan adalah inti mandat Jasa Raharja. Fokus kita bukan sekadar meningkatkan, tetapi menjaga kualitas layanan agar tetap relevan dan benar-benar dirasakan masyarakat.
Kecepatan, ketepatan, dan empati bukan pilihan, melainkan standar minimum kehadiran negara melalui Jasa Raharja,” ujar Dodi.

Momentum HUT ke-65 dimaknai sebagai titik refleksi atas kualitas dan relevansi layanan yang diberikan. Inti refleksi tersebut adalah memastikan bahwa kehadiran perusahaan benar-benar dirasakan masyarakat, layanan mampu menjawab kebutuhan zaman, dan amanat negara dikelola dengan integritas. Refleksi ini menjadi dasar penguatan arah pelayanan agar tetap dipercaya publik.

Dalam konteks pelayanan, tema tersebut dimaknai sebagai upaya menjaga kualitas layanan agar tetap konsisten dan dapat diandalkan oleh masyarakat. Pelayanan tidak hanya dituntut cepat dan tepat, tetapi juga berkesinambungan, sehingga
perlindungan dasar dapat terus diberikan secara optimal di tengah dinamika kebutuhan publik.

Sebagai bagian dari penguatan layanan, perusahaan terus mendorong digitalisasi
proses layanan end-to-end, integrasi data kecelakaan dengan stakeholder terkait,
serta penyempurnaan tata kelola internal.

Langkah ini diarahkan untuk mempercepat
proses layanan, meningkatkan akurasi, dan menjaga akuntabilitas pengelolaan dana
santunan.(*)

Editor: Yunike Purnama
Yunike Purnama

Yunike Purnama

Lihat semua artikel

RELATED NEWS