Gubernur Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Kembangkan UMKM Lampung Timur
Eva Pardiana - Jumat, 17 April 2026 20:24
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat membuka Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam Lampung Timur di Lapangan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (17/04/2026). (sumber: Adpim Pemprov Lampung)LAMPUNG TIMUR — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar naik kelas dan berdaya saing.
Hal tersebut disampaikan saat membuka Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam Lampung Timur di Lapangan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (17/04/2026). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 Kabupaten Lampung Timur dan diikuti sekitar 1.500 pelaku UMKM.
Gubernur Mirza menyebut UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah karena mampu menggerakkan ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja. Menurutnya, penguatan UMKM harus dimulai dari desa sebagai basis ekonomi masyarakat.
“Kalau produk desa naik kelas, UMKM akan tumbuh. Ketika UMKM tumbuh, lapangan kerja terbuka luas. Dan saat lapangan kerja tersedia di desa, generasi muda tidak perlu merantau jauh,” ujarnya.
Ia menambahkan, Lampung Timur memiliki potensi desa mandiri yang dapat terus dikembangkan. Dengan dukungan berbagai pihak, desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Gubernur juga mengungkapkan terdapat sekitar 51 ribu UMKM di Lampung Timur yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk meningkatkan daya saing, baik melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, akses pasar, maupun permodalan.
“Pemerintah telah menghadirkan berbagai program, tinggal bagaimana semua pihak bergotong royong mendukung UMKM,” katanya.
Ia mendorong Lampung Timur untuk terus berbenah menjadi daerah maju dan berdaya saing. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam mengelola potensi daerah.
Selain itu, Lampung Timur disebut memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya komoditas padi, jagung, dan singkong. Ia menilai kebijakan pemerintah pusat dalam meningkatkan harga komoditas tersebut berdampak pada kesejahteraan petani.
“Ini harus dimanfaatkan dengan meningkatkan nilai tambah melalui pengembangan UMKM berbasis hasil pertanian,” ujarnya.
Gubernur juga mengapresiasi dukungan Lampung Timur terhadap program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, juga memiliki program Desaku Maju untuk meningkatkan nilai tambah di desa, termasuk pemanfaatan pupuk organik cair guna mendukung produktivitas pertanian.
Sementara itu, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas berbagai program pembangunan yang telah direalisasikan, termasuk pembangunan infrastruktur jalan.
Pada 2026, terdapat empat ruas jalan provinsi di Lampung Timur yang akan dibangun atau diperbaiki, salah satunya ruas strategis Jabung–Simpang Labuhan Maringgai yang telah memasuki tahap peletakan batu pertama.
“Kami siap menjadi garda terdepan dalam mendukung dan menyukseskan program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto serta program Gubernur Lampung,” ujar Ela. (PL)

