Film Pelangi di Mars Tawarkan Petualangan Sci-Fi Karya Anak Bangsa
Eva Pardiana - Kamis, 19 Maret 2026 06:46
Pelangi, tokoh utama dalam film Pelangi di Mars diperankan oleh Keinaya Messi Gusti. (sumber: Dok. Mahakarya Picture)BANDAR LAMPUNG — Film fiksi ilmiah (science fiction/sci-fi) keluarga Pelangi di Mars resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026. Karya produksi Mahakarya Pictures yang disutradarai Upie Guava ini digadang-gadang menjadi tonggak baru dalam perkembangan perfilman nasional.
Film ini menyajikan petualangan visual yang mengajak penonton, khususnya anak-anak, menjelajahi Planet Mars dengan pendekatan edukatif dan imajinatif. Kehadirannya tidak hanya sebagai hiburan libur Lebaran, tetapi juga menunjukkan kemampuan sineas Indonesia dalam mengembangkan karya berbasis teknologi mutakhir.
Antusiasme terhadap film tersebut juga terlihat di Bandar Lampung. Sejumlah jurnalis menghadiri pemutaran perdana di bioskop XXI Mall Kartini, Rabu (18/3/2026). Salah satu penonton, Chairil Anwar, menilai film ini layak ditonton bersama keluarga, terutama di masa libur sekolah.
Ia menyebut visual yang dihadirkan melalui teknologi Extended Reality (XR) memberikan pengalaman berbeda dan menarik bagi anak-anak, sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap karya anak bangsa.

Pelangi di Mars menjadi film Indonesia pertama yang memanfaatkan teknologi XR secara masif. Proses produksinya memakan waktu lebih dari lima tahun dan melibatkan ratusan talenta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari editor, animator, hingga seniman efek visual.
Produser Dendi Reynando menyatakan film ini merupakan hasil kolaborasi besar para kreator yang terlibat. Ia menilai proyek tersebut bukan sekadar produksi film, melainkan representasi dari kerja kolektif industri kreatif Indonesia.
Hal senada disampaikan sutradara Upie Guava yang menyebut Pelangi di Mars sebagai gerakan bersama para pelaku industri visual untuk menghadirkan karya berkualitas bagi anak-anak Indonesia.
“Film ini adalah bentuk usaha maksimal dari dedikasi para editor, animator, VFX artists, dan ratusan orang lain yang menyumbangkan bakatnya. Ini bukan sekadar proyek, namun sebuah gerakan. Kami persembahkan film ini untuk anak-anak Indonesia dan kalian semua yang percaya akan kekuatan dari sebuah mimpi,” tutur Upie dikutip dari siaran resmi, Kamis (19/3/2026).
Film ini dibintangi sejumlah aktor, antara lain Messi Gusti, Lutesha, Myesha Lin, Rio Dewanto, dan Livy Renata, serta didukung pengisi suara seperti Kristo Immanuel dan Gilang Dirga.
Dengan hadirnya Pelangi di Mars, industri perfilman Indonesia diharapkan semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat global, sekaligus menghadirkan tontonan berkualitas bagi keluarga Indonesia. (EP)

