Donor Darah PTPN I Regional 7, 66 Kantong Darah Terkumpul
Eva Pardiana - Jumat, 04 September 2026 08:57
PTPN I (Persero) Regional 7 melaksanakan donor darah massal di Ruang Harmonis Kantor Regional di Bandar Lampung, Kamis (3/9/2026). Sebanyak 66 kantong darah terkumpul dalam aksi kemanusiaan yang difasilitasi PMI Provinsi Lampung tersebut. (sumber: PTPN I Regional 7)BANDAR LAMPUNG – Musim kemarau yang cukup ekstrem di Lampung berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat. Cuaca panas cenderung memicu kambuhnya penyakit pada pasien komorbid sehingga membutuhkan perawatan medis intensif, termasuk kebutuhan darah donor.
Mengisi momentum tersebut, PTPN I (Persero) Regional 7 melaksanakan donor darah massal di Ruang Harmonis Kantor Regional di Bandar Lampung, Kamis (3/9/2026). Sebanyak 66 kantong darah terkumpul dalam aksi kemanusiaan yang difasilitasi PMI Provinsi Lampung tersebut.
Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN I (Persero) Regional 7, Yohanes P. Siagian, mengatakan agenda sosial tersebut rutin digelar setiap tiga bulan. Namun, pada situasi tertentu, pihaknya dapat memanfaatkan momentum untuk meningkatkan kepedulian kemanusiaan.
Dalam konteks tersebut, pihaknya terus berkoordinasi dengan PMI untuk mengetahui tingkat urgensi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan.
- Harpelnas 2026, Pertagas Tingkatkan Layanan dan Keandalan Infrastruktur Energi
- Melek Keuangan Sambil Nonton Konser, Yuk ke Lampung Financial Festival 2026!
- Pertamina Patra Niaga Sanksi 161 SPBU di Sumbagsel
“Donor darah ini adalah agenda rutin tiga bulanan, tetapi pada kondisi tertentu, misalnya ada bencana atau wabah yang membutuhkan pasokan darah banyak, kami bisa menyesuaikan. Untuk kali ini memang tidak ada KLB (kejadian luar biasa), tetapi kita antisipasi mendukung PMI mengingat cuaca cukup ekstrem akibat kemarau ini. Kami senang bisa sedikit berkontribusi aspek kemanusiaan untuk orang-orang yang membutuhkan,” kata Yohanes, yang akrab disapa Pak Jo.
Yohanes menambahkan, kegiatan donor darah juga diikuti karyawan PTPN IV Regional 7 yang berkantor di gedung yang sama. Selain dari Kantor Regional, peserta donor juga datang dari beberapa unit kerja atau kebun di sekitar Bandar Lampung.
Unit kerja tersebut yakni Kebun Way Berulu dan Way Lima di Pesawaran, serta Kebun Kedaton, Bergen, dan Pematang Kiwah di Lampung Selatan.
Lima tenaga medis yang terdiri atas satu dokter dan empat paramedis, dibantu dua tenaga administrasi dari Unit Donor Darah (UDD) PMI Provinsi Lampung, melayani antrean karyawan.
Sebelum diambil darahnya, peserta donor terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan dasar oleh dokter. Selanjutnya, sampel darah peserta diperiksa untuk memastikan kelayakannya sebelum proses pengambilan darah dilakukan.
Beberapa peserta tidak dapat mendonorkan darah karena sejumlah sebab, antara lain sedang mengonsumsi obat, tekanan darah tidak ideal, dan faktor lainnya.
Wiwik Rahayu, salah satu paramedis yang bertugas mengambil darah pendonor, menyampaikan apresiasi kepada karyawan PTPN I (Persero) dan PTPN IV Regional 7. Ia mengatakan, pihaknya menargetkan 60 kantong darah dalam kegiatan tersebut, tetapi antusiasme karyawan melebihi ekspektasi.
- Resensi Buku: Mencegah Anak Kecanduan Gadget di Tengah Era Digital
- Mirza: Festival Krakatau Harus Beri Dampak Ekonomi bagi Masyarakat
- Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism di Festival Krakatau XXXV
“Kami berterima kasih kepada manajemen dan karyawan PTPN I (Persero) Regional 7 yang rutin melaksanakan donor darah kolektif. Selain itu, kesadaran para karyawannya juga sangat bagus sehingga yang hadir untuk donor juga banyak. Hari ini kami cuma targetkan 60 kantong, tetapi kami dapat 66 kantong. Kami berharap tiga bulan ke depan lebih banyak lagi,” kata dia.
Terkait persediaan darah di PMI Lampung, Wiwik mengatakan stok relatif cukup untuk melayani permintaan darah dari sejumlah rumah sakit di Bandar Lampung. Ia juga menyebut tingkat kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah cukup baik.
“Kalau kaitannya dengan kemungkinan adanya kenaikan permintaan darah karena lonjakan pasien akibat cuaca kemarau yang ekstrem, saya tidak tahu persis. Tetapi, ya mungkin saja ada. Yang pasti, kami dari PMI terus siaga dan dengan senang hati jika ada yang akan donor,” kata dia.
Nurjanah (48), salah satu karyawan PTPN I (Persero) Regional 7 yang mengikuti donor darah, mengaku aktif dan rutin mendonorkan darahnya melalui PMI. Ia mengatakan, donor darah telah menjadi bagian dari agenda rutinnya sebagai bentuk berbagi dan kepedulian kepada sesama.
“Saya rutin donor darah. Kalau nggak sempat di momen rutin tiga bulanan di Kantor (PTPN I (Persero) Regional 7), biasanya saya langsung ke PMI. Kayaknya sudah jadi kebutuhan. Selain untuk kesehatan, juga untuk sedikit sedekah untuk kemanusiaan,” kata dia. (pn)

