BPBD Bandar Lampung Keluarkan Imbauan Waspada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Yunike Purnama - Sabtu, 05 September 2026 20:43
BPBD Bandar Lampung Keluarkan Imbauan Waspada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau. (sumber: Dok BPBD)BANDAR LAMPUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, khususnya kemungkinan sebaran abu atau debu vulkanik.
Imbauan tersebut disampaikan melalui poster edukasi yang mengajak masyarakat tetap tenang namun waspada serta mengikuti perkembangan informasi resmi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau.

BPBD mengingatkan, abu vulkanik yang terbawa angin dapat mengganggu kualitas udara dan jarak pandang. Kondisi tersebut juga berpotensi berdampak pada kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
- Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026, Literasi Keuangan Jadi Sorotan
- HPN 2026, Jasa Raharja Ajak Jasfren Bergerak Bersama Jaga Keselamatan
- Harpelnas 2026, Pertagas Tingkatkan Layanan dan Keandalan Infrastruktur Energi
- Melek Keuangan Sambil Nonton Konser, Yuk ke Lampung Financial Festival 2026!
Untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik, masyarakat diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Warga juga dianjurkan mengenakan pelindung mata apabila kondisi udara mulai berdebu.
Selain itu, masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar rumah jika terjadi hujan abu. Pintu, jendela, serta ventilasi rumah juga sebaiknya ditutup apabila abu vulkanik mulai masuk ke dalam rumah.
BPBD turut mengingatkan warga agar melindungi makanan dan sumber air dari paparan abu vulkanik. Para pengendara juga diminta berhati-hati karena abu dapat mengurangi jarak pandang serta membuat permukaan jalan menjadi licin.
“Tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta instansi terkait,” demikian imbauan BPBD Kota Bandar Lampung dalam poster tersebut.
BPBD Kota Bandar Lampung juga menegaskan pentingnya masyarakat tidak panik, tetapi tetap meningkatkan kesiapsiagaan dan memantau informasi resmi terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Untuk informasi dan keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center 117, telepon 0721-6016451, atau layanan WhatsApp 0821-8099-2105.(*)

