Berikut Sektor Potensial yang Datangkan Peluang di 2021

Ekonomi & Fintech 25 Jan 2021, By Redaksi
Berikut Sektor Potensial yang Datangkan Peluang di 2021 Ilustrasi. (Grafis Medcom)

Kabarsiger.com - Riset Office of Chief Economist Bank Mandiri memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 akan mencapai 4,4 persen pada 2021.

Proyeksi tersebut lebih baik dibandingkan 2020 karena didorong oleh pertumbuhan konsumsi dan investasi swasta yang diperkirakan akan tumbuh positif tahun ini dibandingkan 2020 yang terkontraksi.

Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro mengungkapkan beberapa sektor ekonomi potensial untuk menarik investasi swasta.

"Di antaranya adalah sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, komunikasi atau ICT, dan beberapa industri manufaktur yang terdampak positif dari perjanjian perdagangan, seperti otomotif dan elektronik," bebernya, dikutip dari Antara, Senin (25/1/2021).

Terkait ini, lebih dari 10 ribu investor dari dalam dan luar negeri, termasuk di dalamnya sekitar 500 investor asing atau perusahaan asing, perwakilan kedutaan besar, dan nasabah Kantor Luar Negeri Bank Mandiri, yang mengelola aset hingga lebih dari USD4 triliun, akan menghadiri Mandiri Investment Forum 2021 (MIF 2021) yang digelar pada 1-5 Februari 2021.

Andry mengungkapkan forum tersebut diharapkan dapat berkontribusi pada upaya pemerintah untuk mengakselerasi investasi, terutama penanaman modal asing secara langsung ke Indonesia.

"Ini dilakukan agar dapat mendorong pemulihan ekonomi serta menjaga pertumbuhan yang lebih berkelanjutan," jelasnya.

MIF 2021 akan menghadirkan sejumlah pejabat tinggi negara serta tokoh ekonomi internasional yang akan menjadi narasumber untuk menjelaskan mengenai arah kebijakan pemerintah ke depan serta perkembangan terkini ekonomi global dan respons yang perlu dilakukan.

Narasumber tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Executive Chairman of Neo-bank Moven dan penulis buku Bank 4.0 Brett King serta profesor ekonomi Universitas Harvard Kenneth Rogoff. (*)

Yunike Purnama

Yunike Purnama