Rakor Forum DAS Dorong Konservasi Sungai

Eva Pardiana - Kamis, 12 Februari 2026 10:55
Rakor Forum DAS Dorong Konservasi SungaiRapat Koordinasi Forum DAS Provinsi Lampung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Rabu (11/2/2026). (sumber: Adpim Pemprov Lampung)

BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung bersama Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga keberlanjutan daerah aliran sungai guna mendukung pelestarian alam.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat memimpin Rapat Koordinasi Forum DAS Provinsi Lampung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Rabu (11/2/2026).

Gubernur Mirza menyatakan bahwa DAS memiliki peran strategis dalam mencegah bencana, seperti banjir dan kekeringan. Karena itu, berbagai program konservasi, hilirisasi, dan penyelamatan DAS terus didorong oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

“Kita sadar daerah aliran sungai harus kita selamatkan untuk mendukung pembangunan Provinsi Lampung. Mitigasi bencana seperti banjir dan kekeringan harus dimulai dari upaya menjaga dan memulihkan DAS kita,” ujar Mirza.

Ia menambahkan, Pemprov Lampung memiliki misi meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan, termasuk melalui pelestarian lingkungan demi keberlangsungan generasi mendatang.

“Kami Pemerintah Provinsi Lampung punya misi meningkatkan kehidupan masyarakat yang berkelanjutan. Di dalamnya termasuk menjaga alam untuk keberlangsungan anak cucu kita. Mari kita jaga alam kita, jangan merusaknya,” tegasnya.

Menurut Mirza, manusia dan alam harus hidup berdampingan serta saling memberi manfaat. Kerusakan lingkungan, katanya, pada akhirnya akan berdampak langsung pada manusia.

“Prinsipnya alam dan manusia hidup berdampingan, saling memberikan manfaat dan saling menjaga. Kalau kita tidak menjaga alam dan justru merusaknya, cepat atau lambat kita akan menjadi korbannya sendiri,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penyelamatan ekosistem melalui program yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai elemen lainnya.

“Kita harus bergerak bersama dan memiliki semangat yang sama. Program penyelamatan DAS ini harus melibatkan seluruh pihak agar hasilnya optimal,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forum DAS Lampung Slamet Budi Yuwono menjelaskan bahwa DAS memiliki fungsi vital sebagai sumber air irigasi, terutama karena Lampung merupakan salah satu daerah penghasil pangan nasional.

“DAS berfungsi sebagai sumber air untuk irigasi di Provinsi Lampung. Sebagai daerah penghasil pangan, kita harus melestarikannya. Sebagian DAS kita sudah mulai terdegradasi, sehingga perlu diselamatkan agar tetap berkelanjutan dan mampu menjaga produksi pangan,” ujar Slamet.

Ia menambahkan, salah satu tujuan Forum DAS adalah membangun semangat masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengurangi degradasi serta mengembalikan fungsi DAS sebagaimana mestinya.

“Kita harus benar-benar bersatu padu mengembalikan lahan kritis menjadi lahan yang baik, sehingga fungsi DAS bisa kembali optimal dan lebih baik lagi,” katanya.

Sebagai langkah konkret, Forum DAS akan menggelar aksi penanaman pohon yang melibatkan pelajar, masyarakat, hingga kalangan pengusaha.

“Rencana aksi kami adalah menanam bersama seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan. Ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Lampung serta menjaga keberlanjutan produksi pangan Provinsi Lampung,” pungkasnya. (*)

Tags Pemprov Lampung Bagikan

RELATED NEWS