PLN Dukung Pertanian Modern untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Eva Pardiana - Kamis, 07 Mei 2026 14:31
PLN Dukung Pertanian Modern untuk Perkuat Ketahanan PanganPT PLN (Persero) UID Lampung pasok listrik andal pada kegiatan tanam perdana program Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) di Desa Rama Nirwana, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (7/5/2026). (sumber: Dok. PLN UID Lampung)

LAMPUNG TENGAH – PT PLN (Persero) memperkuat perannya dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui penyediaan listrik andal pada kegiatan tanam perdana program Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) di Desa Rama Nirwana, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (7/5/2026).

Upaya tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian ekonomi nasional berbasis sektor produktif.

Kehadiran listrik yang andal menjadi faktor penting dalam mendukung transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Dukungan kelistrikan memungkinkan berbagai proses produksi, mulai dari irigasi, pompanisasi, hingga operasional alat pertanian modern berjalan optimal.

Program PM-AAS yang diinisiasi Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Lampung merupakan tindak lanjut arahan Menteri Pertanian dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian nasional.

Program tersebut mengadopsi praktik pertanian modern dari Arkansas, Amerika Serikat, dengan menerapkan metode tanam benih langsung (Tabela), pola tanam rapat, peningkatan populasi tanaman, serta pemanfaatan mekanisasi pertanian.

Pada tahap awal, program ditargetkan mampu menghasilkan hingga 10 ton per hektare di lahan seluas 100 hektare.

Plt. Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Lampung, Endro Gunawan, mengatakan program tersebut diharapkan mampu meningkatkan Indeks Kali Tanam (IKT) dari dua kali menjadi tiga kali dalam setahun.

“Kami berharap dukungan berbagai pihak, termasuk PLN, dalam penyediaan listrik yang andal guna menjaga ketersediaan air irigasi secara kontinu sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat,” ujarnya.

PLN melalui UP3 Metro turut menegaskan komitmennya dalam mendukung kebutuhan kelistrikan sektor pertanian sebagai bagian dari akselerasi program ketahanan pangan daerah.

Manager PLN UP3 Metro, Anas Febrian, mengatakan listrik menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian modern.

“Dengan listrik yang andal, petani dapat mengelola air secara lebih optimal dan meningkatkan intensitas tanam. Dukungan ini merupakan bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung ketahanan pangan daerah dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.

Pemanfaatan energi listrik di sektor pertanian dinilai tidak hanya mampu meningkatkan hasil produksi, tetapi juga mendorong praktik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Kehadiran listrik andal diharapkan dapat memperkuat produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, perangkat daerah Kabupaten Lampung Tengah, BBWS Mesuji-Sekampung, PT Pupuk Indonesia Wilayah Lampung, unsur Forkopimcam Seputih Raman, serta kelompok tani setempat.

Melalui kolaborasi lintas sektor, PLN optimistis pemanfaatan listrik di sektor pertanian akan semakin luas dan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ekosistem pertanian modern yang berkelanjutan.

“Petani jaga pangan, PLN jaga terang, untuk masa depan,” tutup Anas. (*)

Editor: Eva Pardiana
Tags PLN UID LampungBagikan

RELATED NEWS