Pedagang asal Candipuro Ini Akui Penjualan Naik Berkat IDS Sumatra 2026
Eva Pardiana - Sabtu, 23 Mei 2026 14:44
Gelaran Indonesia Drift Series (IDS) Sumatra 2026 di Way Handak Expo, Lampung Selatan, Sabtu (23/5/2026), membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pedagang kecil di sekitar lokasi acara. (sumber: Diskominfo Lamsel)LAMPUNG SELATAN — Gelaran Indonesia Drift Series (IDS) Sumatra 2026 di Way Handak Expo, Lampung Selatan, Sabtu (23/5/2026), membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pedagang kecil di sekitar lokasi acara.
Salah satu yang merasakan manfaat langsung dari event nasional tersebut adalah Ikhsanudin (68), pedagang asongan asal Kecamatan Candipuro. Ia mengaku dagangannya habis terjual tidak lama setelah tiba di lokasi kegiatan.
Seperti biasanya, Ikhsanudin datang menggunakan sepeda motor sambil membawa dagangan untuk dijajakan kepada pengunjung. Namun, ramainya penonton IDS Sumatra 2026 membuat dagangannya langsung ludes dibeli.
- IDS Sumatra 2026 Dongkrak Ekonomi Pedagang di Way Handak Expo
- SRC Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Ratusan Pemilik Toko Kelontong
- Transformasi Digital SRC Bikin Toko Kelontong Lebih Cuan
“Alhamdulillah, terima kasih Pak Bupati. Dengan adanya acara ini saya sangat merasa terbantu sekali. Biasanya saya jualan sampai sore baru habis, tapi hari ini baru datang sudah langsung ludes dagangan saya,” ujar Ikhsanudin.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar di Lampung Selatan karena dinilai mampu membantu meningkatkan pendapatan masyarakat kecil.
“Sering-sering ya Pak Bupati ngadain acara kayak gini. Ini pasti sangat membantu sekali, apalagi orang seperti saya,” tambahnya.
- by.U Hadirkan Paket Super Kaget dengan Kuota Variatif
- BEI Dukung PINTAR Reksa Dana Tingkatkan Inklusi Pasar Modal
- HUT ke-61, PGN Perkuat Resiliensi dan Infrastruktur Ketahanan Energi Nasional
Kisah Ikhsanudin menjadi salah satu gambaran dampak ekonomi dari penyelenggaraan IDS Sumatra 2026. Selain menjadi ajang balap drifting nasional, kegiatan tersebut juga menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Puluhan pelaku UMKM lokal diberi ruang untuk berjualan di area kegiatan. Pedagang kecil, tukang parkir, hingga pelaku usaha di sekitar Kalianda ikut merasakan peningkatan pendapatan selama event berlangsung.
Ribuan pengunjung yang datang dari berbagai daerah juga membawa efek positif terhadap perputaran ekonomi lokal. Warung-warung dan lapak pedagang di sekitar venue terlihat ramai dipadati pembeli.
Momentum tersebut sekaligus menunjukkan bahwa event berskala nasional tidak hanya menjadi ajang hiburan dan olahraga otomotif, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah. (ls)

