Kualitas Diakui Global, Minat Siswa ke PTKIN Meningkat

Eva Pardiana - Jumat, 03 April 2026 19:54
Kualitas Diakui Global, Minat Siswa ke PTKIN MeningkatSekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Kamaruddin Amin. (sumber: UIN RIL)

SURABAYA – Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB-PTKIN) 2026 telah merampungkan tahapan krusial dalam proses seleksi nasional.

Berdasarkan data rekapitulasi, jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) tahun ini mencatat animo tinggi dengan total 143.948 pendaftar dari 12.174 satuan pendidikan MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu’adalah Muallimin/Mu’adalah Salafiyah/sederajat.

Tingginya jumlah pendaftar ini selaras dengan hasil survei minat siswa yang menunjukkan tren positif terhadap institusi pendidikan Islam. Sebanyak 97,3 persen responden meyakini PTKIN memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain, sementara 96,7 persen menilai prospek kerja lulusannya kompetitif di dunia kerja.

Ketua PMB-PTKIN 2026, Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Ag., menyatakan proses seleksi SPAN-PTKIN berjalan transparan dan akuntabel.

“Masyarakat menaruh kepercayaan besar pada PTKIN karena kombinasi basis keagamaan yang kuat dan biaya pendidikan yang terjangkau,” ujarnya di Surabaya, Jumat (3/4/2026).

Pada tahun ini, PMB-PTKIN juga memperkenalkan inovasi berupa pemetaan kesehatan mental bagi calon mahasiswa. Langkah tersebut dinilai sebagai komitmen untuk tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan psikologis calon mahasiswa.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Suyitno, menyebutkan bahwa untuk pertama kalinya jumlah pendaftar dari madrasah di bawah naungan Kementerian Agama melampaui pendaftar dari sekolah umum. Ia menilai hal tersebut menunjukkan ekosistem pendidikan yang semakin solid.

Menurutnya, lulusan PTKIN saat ini telah dirancang memiliki kualifikasi yang diakui secara internasional, sehingga memudahkan melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi luar negeri, termasuk di Inggris.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Kamaruddin Amin, mengapresiasi capaian PTKIN yang mulai masuk dalam peringkat perguruan tinggi terbaik dunia. Ia menilai capaian tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat reputasi global.

Ia juga mendorong sejumlah PTKIN untuk terus bertransformasi, termasuk menuju status Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), guna memperkuat daya saing internasional. Selain itu, kualitas pendidikan PTKIN yang terjangkau dinilai perlu dipromosikan kepada negara sahabat agar menarik lebih banyak mahasiswa internasional.

Dengan berakhirnya tahapan sidang kelulusan, seluruh data kini diproses oleh sistem untuk memastikan validitas hasil sebelum diumumkan kepada publik pada 7 April mendatang.

Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.A., Ph.D., menilai meningkatnya minat siswa terhadap PTKIN menjadi indikator kuat tumbuhnya kepercayaan publik terhadap perguruan tinggi Islam negeri.

Menurutnya, PTKIN kini tidak hanya dikenal sebagai pusat penguatan ilmu keislaman, tetapi juga sebagai institusi yang mampu mengintegrasikan sains, teknologi, dan nilai-nilai keislaman secara seimbang.

Ia menambahkan, pengakuan internasional yang mulai diraih sejumlah PTKIN menjadi daya tarik tersendiri bagi calon mahasiswa.

“UIN Raden Intan Lampung terus memperluas kerja sama global, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta memperkuat tata kelola kampus agar mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.

Ia berharap meningkatnya minat pendaftar melalui jalur SPAN-PTKIN dapat menjadi momentum bagi PTKIN untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan. (*)

RELATED NEWS