Harga BBM per Juli 2026, Tiga Jenis BBM Turun
Yunike Purnama - Kamis, 02 Juli 2026 10:14
Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi Per 1 Juli 2026 Pukul 00.00 (sumber: Ist)BANDARLAMPUNG – Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) Non Subsidi yang berlaku efektif mulai 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian harga ini merupakan bagian dari evaluasi berkala sesuai mekanisme yang berlaku, dengan mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia, pertimbangan aspek fiskal serta daya beli dan perekonomian masyarakat.
“Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah”, jelas Kitty.
- Dari Klangon ke Malioboro, Intip Keseruan Gobar Yeti Tribe Indonesia di Yogya
- UM-PTKIN 2026 Diumumkan, UIN RIL Buka Kesempatan Lewat Jalur Mandiri
- PLN Dorong UMKM Go Digital Lewat Workshop Katalog Produk Profesional
- Insan PLN UID Lampung Tekan Emisi 5.532 kgCO2e Lewat Clean Energy Day
Melalui evaluasi tersebut, sejumlah produk seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite, dan Avtur mengalami penurunan harga.
Daftar Harga BBM Nonsubsidi di Wilayah Sumbagsel per 1 Juli 2026 pukul 00.00 (WIB):
- Pertamax Turbo Turun dari Rp21.200/Lt menjadi Rp19.750/Lt. Penurunan sebesar Rp1.450/Lt ekivalen 7% (Tujuh Persen)*.
- Pertamina Dex Turun dari Rp25.350/Lt menjadi Rp21.650/Lt. Penurunan sebesar Rp3.700/Lt ekivalen 15% (Lima Belas Persen).
- Dexlite Turun dari Rp23.500/Lt menjadi Rp20.150/Lt. Penurunan sebesar Rp3.350/Lt ekivalen 14% (Empat Belas Persen)*
- Avtur Penerbangan Domestik* (sebelum pajak) di Bandara Radin Inten II *Turun* dari Rp25.944,03/lt (Juni) menjadi Rp22.093,05/lt (Juli) atau *Penurunan sebesar Rp3.850,98/lt atau ekivalen 14,84%.
“Selain menghadirkan harga yang kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas produk sesuai spesifikasi sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar,” tutup Kitty. (*)

