Kabarsiger.com, Lampung Selatan - Lampung masih menjadi surganya penyuka buah durian. Awal tahun 2020 menjadi musim panen yang paling ditunggu, khususnya masyarakat Desa Suban, Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan yang membuka destinasi Wisata Durian.
Wisata durian menawarkan wisatawan untuk makan durian di tengah kebun. Menariknya ditempat wisata ini bisa buah durian yang langsung jatuh dari pohonnya.
"Kita punya paket couple itu untuk dua orang dengan harga Rp150 ribu, paket keluarga tiga orang Rp250 ribu, kalau orang empat orang Rp300 ribu, lima orang itu Rp350 ribu, enam orang Rp450 ribu, tujuh orang Rp500 ribu, delapan orang Rp550 ribu, sembilan orang Rp600 ribu. Sedangkan kalau orang sepuluh atau lebih itu bayarnya Rp 60 ribu per orang,"kata Yudi.
Pengelola Wisata Durian, Yudi Nopriansyah mengatakan mulai merintis usaha ini sejak 2019, hal itu dilakukan karena ingin memberikan suasana yang berbeda untuk para pecinta durian.
"Kita buka sejak tahun kemarin, kalau durian ini kan tunggu musim setahun sekali dan berlangsung hanya 2 bulan saja hingga akhir Februari," katanya, Jum'at (17/1/2020).
lduy, sapaan akrabnya menuturkan jika saat ini tengah mengelola 4 hektare kebun durian dan itu dibantu l5 hektare kebun milik tetanganya untuk memenuhi kebutuhan konsunen yang selalu râmai.
"Kebun ada 4 hektare, tapi kita dibantu dengan kebun tetangga yang kita kelola itu ada l5 hektare. Jadi hasil durian mereka dibawa ke sini dan kita jualin di sini,"tuturnya
Sementara itu, wisata ini juga menawarkan berbagai jenis durian lokal seperti durian tembaga, durian mentega, durian susu dan durian montong Namun karena tekstur tanah yang tidak cocok, durian jenis montong tidak tumbuh terlalu banyak.(*/VR)