Penulis:Eva Pardiana

JAKARTA – Pasca penggabungan sembilan PTPN ke dalam PT Perkebunan Nusantara I, muncul berbagai harapan untuk mewujudkan harmonisasi dan integrasi korporasi. Terutama dalam aspek hubungan industrial yang sangat menentukan semangat dan kinerja perusahaan dalam menunjukkan keberhasilan transformasi.
Untuk mendukung harmonisasi tersebut, PT Perkebunan Nusantara I dan Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) PTPN I menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Periode 2026–2027 di Jakarta, 14 Januari 2026.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Afrian Sanur, yang hadir menyaksikan penandatanganan PKB, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk konsolidasi yang baik dalam mengelola dinamika organisasi pasca-restrukturisasi melalui kolaborasi yang harmonis.
“Seluruh aset negara ini berasal dari pertanian dan perkebunan. Oleh karena itu, rekan-rekan di PTPN yang kini telah membentuk holding–subholding diharapkan dapat menjaga dan menjalankan amanah negara, sebagaimana telah disampaikan Presiden, dengan sebaik-baiknya,” ujar Afrian Sanur.
Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, yang mewakili manajemen dalam penandatanganan PKB, menyatakan bahwa perjanjian ini menjadi fondasi sekaligus tonggak sejarah bagi terciptanya hubungan kerja yang harmonis di lingkungan PTPN I.
“PKB ini bukan sekadar kumpulan pasal tentang hak dan kewajiban, melainkan pencapaian bersama yang dilandasi semangat harmoni dalam menciptakan fondasi kuat bagi keberlangsungan bisnis dan roda perusahaan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum SPBUN PTPN I, Armansyah, menyampaikan bahwa menyatukan gerak langkah menuju satu tujuan memang tidak mudah, namun bukan hal yang mustahil. Hal tersebut dapat dicapai melalui semangat, pemikiran yang selaras, serta keikhlasan hati, sehingga terbentuk kekuatan bersama untuk membangun perusahaan yang lebih sehat dan mampu meningkatkan kesejahteraan karyawan.
Armansyah juga mengajak seluruh karyawan PTPN I untuk melakukan aksi perubahan pada 2026, khususnya perubahan pola pikir dan mental, agar dapat memberikan kontribusi positif bagi keberlangsungan perusahaan dan mewujudkan cita-cita bersama.
Direktur SDM dan TI PTPN I, Siwi Peni, selaku penanggung jawab kegiatan, menambahkan bahwa momen ini menjadi catatan penting dalam perjalanan PTPN I. Untuk pertama kalinya pascamerger, manajemen dan serikat pekerja sepakat menandatangani PKB dalam satu entitas baru, yaitu PTPN I.
PKB ini tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi juga penanda kesepakatan puluhan ribu insan perusahaan untuk melangkah bersama. Di dalamnya terkandung harapan, janji, dan tanggung jawab menuju perusahaan yang sehat, berkelanjutan, dan amanah.
Penandatanganan PKB turut disaksikan oleh Dirjen PHI dan Jamsos Kemenaker Indah Anggoro Putri, jajaran Direksi Holding PTPN III, serta komisaris dan pimpinan SPBUN terkait. Momentum ini menandai kesiapan PTPN I melangkah lebih jauh sebagai pilar utama sektor agribisnis nasional dengan dukungan internal yang solid dan kondusif. (*)