Penulis:Eva Pardiana

METRO – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Metro menggelar Pelatihan Tanggap Darurat dan Pemadam Kebakaran di kantor setempa, Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026.
Pelatihan diikuti para Asisten Manajer serta Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) di lingkungan UP3 Metro. Kegiatan menghadirkan Pimpinan Damkar Kota Metro M. Rofiq Salasi, S.IP., pemateri Subkie Agus, S.E., serta Sekretaris PMI Kota Metro Mungky Porbo Rahayu sebagai narasumber.
Manajer PLN UP3 Metro, Anas Febrian, mengatakan pelatihan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan. Ia menegaskan, Bulan K3 Nasional 2026 mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif,” yang menekankan pentingnya kompetensi, kesiapan sistem, dan sinergi seluruh elemen dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman.
Menurut Anas, dalam bisnis ketenagalistrikan risiko tidak dapat dipisahkan dari pekerjaan. Karena itu, keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama. Kesiapsiagaan menghadapi kebakaran dan kondisi darurat lainnya menjadi tanggung jawab bersama demi menjaga keselamatan pekerja, keandalan aset, serta keberlangsungan layanan kelistrikan kepada masyarakat.
Pimpinan Damkar Kota Metro, M. Rofiq Salasi, mengapresiasi komitmen PLN UP3 Metro dalam meningkatkan kesiapsiagaan pegawai terhadap potensi kebakaran. Menurutnya, pelatihan ini penting untuk membangun respons awal yang cepat dan tepat sebelum bantuan lanjutan tiba di lokasi kejadian.
Sekretaris PMI Kota Metro, Mungky Porbo Rahayu, juga mengapresiasi pelibatan PMI dalam pembekalan pertolongan pertama. Ia menekankan pentingnya kemampuan dasar P3K bagi setiap pekerja agar mampu memberikan penanganan awal secara benar saat terjadi keadaan darurat.
Pelatihan meliputi penyampaian materi klasifikasi kebakaran, teknik pemadaman, serta penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Peserta juga mendapat pembekalan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan prosedur evakuasi, dilanjutkan dengan simulasi praktik pemadaman api guna memastikan kesiapan peserta dalam menghadapi kondisi darurat.
Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Metro berharap seluruh pegawai semakin meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap potensi risiko kerja, sekaligus mendukung terciptanya layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat. (*)