Lelang komoditi agro menjadi perhatian serius dalam konteks transaksi lebih meluas dengan sistem transaksi online bagi pelaku usaha, UMKM,petani dan para buyer di Provinsi Lampung.
"Kegiatan transaksi saat ini sudah bisa melalui online meski masih ada transaksi manual di internal, sehingga dapat memotivasi menjadikan sektor komoditi agro di Provinsi Lampung," ujar Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung Satria Alam saat membuka Pasar Lelang Komoditi Agro Akhir Tahun 2019.
Satria Alam juga menyampikan, kegiatan pasar lelang merupakan program Kementerian Perdagangan RI, dan yang memiliki tiga (3) pilar program utama, ujar Satria Alam.
Menurutnya, kondisi perkembangan IT menuntun kita belajar mengembangkan dunia pasar melalui sistem online, maka akan semakin lebih luas.
"Para pelaku usaha, UMK akan semakin luas bertransaksi sehingga bisa secara keseluruhan Provinsi terdekat dengan Lampung dalam menjual produk," tandasnya.
Turut hadir dalam kegiatan pasar lelang Komoditi agro dari berbagai pelaku usaha,UMKM,perhotelan hingga pengelola stay Coffe seperti Els Coffe hingga petani dan pembeli hadir dalam acara tersebut.
Selanjutnya Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Ir.Ofrial selaku Ketua Panitia diwakili Herlinawati selaku Kepala Seksi Perdagangan Kecil, Menengah dan Produk Dalam Negeri. Hadir dari perwakilan perhotelan di Bandarlampung Direktur PT Wahana Rahardja.(*/VR)