UMKM
Penulis:Redaksi
Editor:Redaksi

JAKARTA – Persaingan di pasar digital yang semakin sengit membuat banyak UMKM kelelahan menjalankan operasional sehari-hari. Mereka harus membalas banyak chat pelanggan, terus memikirkan konten harian, serta mengelola iklan yang belum tentu efektif. Melihat kondisi ini, MitMe berkolaborasi dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Kabupaten Cianjur untuk menggelar webinar eksklusif bertajuk “Jangan Mau Ketinggalan! Revolusi AI untuk UMKM Masa Kini” pada Rabu, 4 Maret 2026.
Webinar ini tidak hanya menjadi ajang berbagi teori, tetapi sebuah "pintu darurat" bagi para pelaku usaha di Cianjur dan seluruh Indonesia untuk beralih dari operasional manual yang melelahkan menuju efisiensi mutakhir berbasis Artificial Intelligence (AI).
BACA JUGA: Mitme Dukung UMKM Hadapi Tantangan Lemahnya Daya Beli
Menghadirkan Indra Hardianto, CTO Penakita sekaligus pakar teknologi dari MitMe, sesi ini membedah bagaimana AI kini bukan lagi sekadar tren futuristik, melainkan kebutuhan mendesak bagi efektivitas bisnis kecil. Indra memaparkan bahwa masalah utama UMKM saat ini bukanlah kekurangan produk berkualitas, melainkan keterbatasan Waktu & Sistem.
"Banyak owner UMKM yang capek karena semua dikerjakan manual—balas chat lambat, konten sepi interaksi, sampai iklan yang 'boncos'. Dengan AI, kita memindahkan beban kerja itu ke sistem. Hasilnya? Konten lebih cepat, respon instan, dan kerja jadi jauh lebih ringan," ujar Indra dalam paparannya.
Dalam sesi yang berlangsung selama dua jam tersebut, para peserta diajak melihat lanskap AI secara praktis, melalui:
Kolaborasi ini menegaskan peran strategis PLUT KUMKM Kabupaten Cianjur sebagai motor penggerak modernisasi UMKM daerah. Dengan menggandeng MitMe, PLUT memastikan bahwa pelaku usaha lokal tidak hanya menjadi penonton dalam revolusi teknologi, tetapi menjadi pemain yang dominan.
Di penghujung acara, M. Irfan Fansyuri, ST, Kepala PLUT Kabupaten Cianjur, memberikan penguatan sekaligus optimisme bagi para peserta. Ia menekankan pentingnya adaptasi sebagai kunci keberlangsungan bisnis.
"UMKM hari ini harus cerdas melihat peluang. Kolaborasi dengan MitMe ini adalah langkah konkret kami untuk membekali para pelaku usaha dengan sistem yang kuat. Jangan sampai kita tertinggal karena enggan menyentuh teknologi. Dengan sistem yang benar, UMKM kita tidak hanya bertahan, tapi melesat lebih jauh," tegas M. Irfan Fansyuri.
Melalui webinar ini, MitMe dan PLUT Cianjur berharap narasi "UMKM capek karena manual" dapat segera berganti menjadi "UMKM Relaxed" yang fokus pada pertumbuhan strategi, sementara urusan teknis biarlah dikelola oleh kecerdasan buatan.