Mau Sumber Pendapatan Pasif? Ikuti Enam Tips Ini!

2021-09-17T15:36:40.000Z

Penulis:Yunike Purnama

Editor:Yunike Purnama

Ilustrasi passive income atau pendapatan pasif.
Ilustrasi passive income atau pendapatan pasif.

BANDARLAMPUNG - Sumber pendapatan pasif bisa menajadi tambahan keuangan di tengah pendapatan tetap. Pendapatan pasif atau passive income ini merupakan pendapatan yang cenderung tidak memakan banyak waktu dalam medapatkannya.

Entah bekerja kantoran ataupun menjalankan bisnis, setiap orang memiliki pekerjaan sendiri untuk menghasilkan uang. Oleh karena itu, penghasilan pasif bisa dimanfaatkan sebagian orang untuk membuat kondisi keuangannya menjadi lebih baik. Dengan sifatnya yang pasif maka pundi-pundi uang datang sendiri meskipun tidak bekerja.

Ahli finansial Amerika Serikat, Robert T Kiyosaki dalam paparannya, membagi sumber pendapatan menjadi 4 kuadran yang disebut ESBI. Diantaranya Employee (E) sebagai karyawan, Self employed (S) sebagai pekerja madiri.

Selain itu ada Business owner (B) sebagai pebisnis yang menyediakan pekerjaan untuk orang lain, dan erakhir Investor (I) sebagai orang yang menginvestasikan uang sebagai instrumen investasi.

Oleh karena itu, meskipun berupa penghasilan tambahan, passive income ini dihasilkan secara berkala, tergantung dengan sistem pembayaran yang ditetapkan. Beberapa sumber penghasilan pasif berikut ini akan menambah pendapatan sehari-hari, simak ulasannya yang telah dirangkum pada Jumat (17/9/2021):
 

1. Menjual stok foto

Jika memiliki kemampuan fotografi yang baik, maka menjual stok foto dapat menjadi pilihan untuk mendapatkan pemasukan pasif. Mengutip sindonews.com, Jumat (17/9/2021), penjualan bisa dilakukan pada platforms seperti Shutterstock, iStock, ataupun 500px.
 

2. Membuat aplikasi

Ditengah modernisasi dan digtalisasi, aplikasi sebagai penunjang kehidupan sehari-hari tentu dibutuhkan. Jika memiliki keahlian di bidang teknologi, maka pilihan ini menjadi tepat untuk menghasilkan pendapatan tambahan.
 

3. Investasi perusahaan

Investasi dalam bentuk saham juga menjadi pilihan untuk memberikan penghasilan pasif. Apalagi bila berinvesasi pada perusahaan yang membagi deviden pada investornya. Namun jika mengharapkan penghasilan pasif yang cukup besar, maka jumlah yang diinvestasikan juga harus besar, diiringi dengan perusahaan yang memiliki kinerja baik.

4. Menyewakan properti

Sebagai sumber penghasilan pasif yang menjanjikan, apalagi dengan properti yang memiliki letak strategis seperti di perkotaan. Ada banyak jenis properti yang bisa disewakan seperti kos-kosan, rumah, ruko, dan lainnya.

5. Bunga deposito

Meski kurang diminati lantaran memberikan imbal yang kecil, namun deposito menjadi pilihan yang layak. Apalagi deposito memiliki riiko yang minim mengalami penurunan bunga. Dimana deposito juga bergantung pada jumlah simpanan yang disimpan. Semakin besar simpanan maka semakin besar pula penghasilan yang bisa didapatkan.

6. Bisnis waralaba

Usaha franchise juga menjadi pilihan yang tepat untuk pemilik jiwa bisnis. Waralaba juga memiliki daya jual yang tinggi dimana akan menghasilakan pendapatan pasif yang menjanjikan. Semakin sukses dan semakin banyak mitra, maka semakin besar pula penghasilannya.

Untuk mendapatkan pendapatan pasif, tentu cara yang tepat dibutuhkan sesuai kemampuan dan minat. Penghasilan pasif dalam jumlah lumayan dapat memperkokoh keuangan di masa mendatang. (*)