LP2M UIN Raden Intan Lampung Gelar Workshop Penulisan Proposal Riset

2026-04-16T09:42:38.000Z

Penulis:Eva Pardiana

Editor:Eva Pardiana

LP2M UIN Raden Intan Lampung Gelar Workshop Penulisan Proposal.jpeg
Pusat Penelitian Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung menggelar workshop penulisan proposal bagi dosen pemula dan tenaga kependidikan, Kamis (16/04/2026).

BANDAR LAMPUNG – Pusat Penelitian Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung menggelar workshop penulisan proposal bagi dosen pemula dan tenaga kependidikan, Kamis (16/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Meeting Lantai 1 Gedung Academic & Research Center UIN RIL itu diikuti sekitar 60 peserta. Selain dosen dan tenaga kependidikan, sejumlah mahasiswa juga turut ambil bagian.

Workshop dibuka oleh Wakil Rektor III, Bambang Budi Wiranto, mewakili Rektor. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam meningkatkan kemampuan dosen dan tenaga kependidikan, khususnya dalam penulisan proposal penelitian.

Ia menekankan pentingnya kemampuan merumuskan masalah penelitian sebagai langkah awal dalam penyusunan proposal. Menurutnya, proposal menjadi pintu masuk dalam menjalankan peran akademisi.

Bambang juga menyoroti pentingnya capaian riset dalam mendukung target institusi, termasuk peningkatan publikasi bereputasi dan kontribusi terhadap pemeringkatan internasional seperti QS World University Rankings. Ia menyebut LP2M, khususnya Pusat Penelitian, sebagai ujung tombak dalam penguatan riset sehingga diperlukan roadmap penelitian yang jelas dan terarah sejalan dengan visi internasionalisasi kampus 2035.

Selain itu, ia mendorong agar hasil riset tidak berhenti pada publikasi, tetapi dapat dikembangkan hingga tahap komersialisasi guna memberikan nilai tambah.

Sementara itu, Ketua LP2M UIN RIL, Ali Abdul Wakhid, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta dalam penulisan proposal sesuai pedoman Litapdimas.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber, yakni Adam Malik dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Siti Ummi Masruroh dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Dalam pemaparannya, Adam Malik menekankan pentingnya menghasilkan riset yang tidak hanya berhenti pada publikasi, tetapi juga memiliki dampak dan disitasi oleh peneliti lain. Ia mendorong peserta menyusun proposal yang baik sebagai dasar menghasilkan penelitian dan publikasi berkualitas.

Ia juga mengingatkan agar publikasi tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, termasuk membuka peluang kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri yang dapat menghasilkan nilai ekonomi.

Sementara itu, Siti Ummi Masruroh dalam sesi materinya mengenalkan Data & Software Engineering Research Group (DSERG) sebagai contoh pengembangan kelompok riset yang terarah dan kolaboratif. (RIL)