Jasa Raharja Wujudkan Lingkungan Kerja Produktif dan Bebas Narkoba

2026-06-24T09:55:25.000Z

Penulis:Yunike Purnama

Jasa Raharja Wujudkan Lingkungan Kerja Produktif dan Bebas Narkoba
Jasa Raharja Wujudkan Lingkungan Kerja Produktif dan Bebas Narkoba

JAKARTA – PT Jasa Raharja bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi
DKI Jakarta menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) pada Senin (22/6).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan
kesadaran pegawai terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba, sekaligus
memperkuat budaya kerja yang sehat dan bebas narkoba.

Sosialisasi tersebut menghadirkan Ketua Tim Bidang Pemberdayaan Masyarakat
BNN Provinsi DKI Jakarta, Reinhardt Manalu, sebagai narasumber. Dalam
pemaparannya, ia menjelaskan berbagai kebijakan pemerintah terkait pencegahan
dan pemberantasan narkoba yang menjadi bagian dari program prioritas nasional
2024–2029.

Selain itu, peserta mendapatkan pemahaman mengenai tren penyalahgunaan narkoba di Indonesia yang masih menunjukkan peningkatan berdasarkan data prevalensi tahun 2025.

Materi yang disampaikan juga mencakup pengenalan berbagai jenis narkotika, psikotropika, dan zat adiktif beserta dampaknya terhadap kesehatan, kehidupan sosial, serta konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan.

Reinhardt juga mengingatkan peserta mengenai berbagai modus penyalahgunaan narkoba yang terus berkembang, termasuk penyalahgunaan vape yang mengandung zat berbahaya serta munculnya narkotika jenis baru atau New Psychoactive Substances (NPS).

“Perkembangan modus tersebut perlu diantisipasi melalui peningkatan pengetahuan dan kewaspadaan seluruh elemen masyarakat,termasuk di lingkungan kerja,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diberikan pemahaman mengenai ciri-ciri
penyalahguna narkoba dari aspek fisik, psikis, maupun sosial sebagai bagian dari
upaya deteksi dini. 

“BNN menekankan pentingnya penerapan program P4GN di
lingkungan kerja melalui edukasi berkelanjutan, pelaksanaan tes urine secara berkala, serta pembentukan budaya organisasi yang sehat dan bebas narkoba,”
tambah Reinhardt. Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius yang dapat berdampak luas terhadap individu, keluarga, organisasi, maupun bangsa.

“Karena itu, seluruh insan Jasa Raharja memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” imbuhnya.(*)