FST UIN RIL Sosialisasikan Kampus dan STEM ke Siswa

2026-01-14T15:18:17.000Z

Penulis:Eva Pardiana

Fakultas Sains dan Teknologi (FST)
Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggelar Open Day bagi siswa sekolah dan madrasah dengan tema “Unlock Your Future with STEM: Exploring Opportunities, Innovation, and Future Careers” di Ruang Teater Fakultas Sains dan Teknologi, Rabu (14/1/2026).

BANDAR LAMPUNG – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggelar Open Day bagi siswa sekolah dan madrasah dengan tema “Unlock Your Future with STEM: Exploring Opportunities, Innovation, and Future Careers”. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Teater Fakultas Sains dan Teknologi, Rabu (14/1/2026).

Open Day diikuti ratusan siswa dari berbagai sekolah dan madrasah di Provinsi Lampung. Para peserta hadir didampingi guru serta kepala sekolah masing-masing.

Ketua Pelaksana Open Day, Mezan El-Khaeri Kesuma, S.Kom., M.T.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan Fakultas Sains dan Teknologi UIN RIL kepada calon mahasiswa. Saat ini, FST memiliki empat program studi, yakni Biologi, Sistem Informasi, Kimia, dan Sains Data, yang didukung fasilitas laboratorium untuk menunjang pembelajaran dan riset.

Dekan FST UIN RIL, Prof. Andi Thahir, M.A., Ed.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa UIN Raden Intan Lampung merupakan salah satu perguruan tinggi di Provinsi Lampung yang telah terakreditasi unggul. Ia juga menyinggung capaian UIN RIL sebagai peringkat pertama kampus hijau paling berkelanjutan di lingkungan PTKIN berdasarkan pemeringkatan UI GreenMetric.

Prof. Andi Thahir menjelaskan bahwa pada pertengahan 2025, UIN RIL resmi memiliki fakultas baru, yakni Fakultas Psikologi Islam dan Fakultas Sains dan Teknologi. Ia mengibaratkan usia FST yang masih sekitar enam bulan seperti bayi, namun telah didukung dosen tetap yang profesional serta memiliki mahasiswa internasional.

Ia menegaskan bahwa keempat program studi di FST berada di bawah Kemendiktisaintek, namun memiliki distingsi dibandingkan program studi sejenis di perguruan tinggi umum. Sebagai perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama, UIN RIL memiliki mandat mengintegrasikan keilmuan sains dengan nilai-nilai keislaman. Oleh karena itu, kurikulum di FST diperkaya dengan perspektif keislaman, termasuk kajian sains dalam Islam.

Salah satu keunggulan FST UIN RIL, lanjutnya, adalah keberadaan laboratorium halal yang didukung pendampingan dari Tomsk State University, Rusia, dalam penguatan sumber daya manusia dosen. FST juga memperoleh hibah riset dari Pemerintah Federasi Rusia untuk pengembangan kajian halal.

“Distingsi kami terletak pada kajian halal, termasuk penyediaan sarana dan prasarana laboratorium halal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh program studi di Fakultas Sains dan Teknologi telah terakreditasi oleh LAMSAMA dan LAMINFOKOM, sehingga calon mahasiswa tidak perlu ragu memilih FST UIN RIL.

Rangkaian Open Day juga diisi dengan sesi panel yang dipandu Dosen Program Studi Sistem Informasi, Ernando Rizki Dalimunthe, M.T. Hadir sebagai narasumber Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Risna Intiza, S.H., M.H.; Analis Pengembangan Teknologi Pembelajaran Bidang Pendidikan Madrasah Rika Irasanti, S.E., M.M.; Wakil Dekan I FST Rosida Rachmawati, Ph.D.; serta Wakil Dekan II FST Dr. Sovia Mas Ayu, M.A.

Risna Intiza menekankan pentingnya mendorong siswa menekuni bidang STEM sebagai bekal karier masa depan, seiring pesatnya perkembangan teknologi. Ia juga mengajak para guru meningkatkan literasi sumber daya manusia, termasuk di bidang kecerdasan buatan (AI), yang mulai diterapkan dalam kurikulum UIN RIL.

Sementara itu, Rika Irasanti berharap pengenalan STEM dapat memperluas wawasan siswa. Ia menyampaikan bahwa UIN RIL kini menyediakan wadah bagi siswa yang berminat melanjutkan pendidikan di bidang sains dan teknologi. Ia juga menyinggung Kurikulum Berbasis Cinta sebagai salah satu Asta Protas Kementerian Agama yang dapat diinsersikan dalam pembelajaran, khususnya di madrasah.

Rika mengingatkan agar perkembangan AI disikapi secara bijak. Menurutnya, penguasaan teknologi perlu diimbangi dengan iman agar pemanfaatannya tetap berada pada arah yang positif.

“Teknologi tidak ditinggalkan, tetapi tetap diikuti. Namun, jangan belajar teknologi tanpa iman,” ujarnya.

Wakil Dekan I FST, Rosida Rachmawati, Ph.D., memaparkan profil Fakultas Sains dan Teknologi beserta peluang karier lulusan. Ia menyebut FST memiliki visi menjadi fakultas rujukan internasional di bidang sains dan teknologi yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman, bersifat multidisipliner, dan berwawasan lingkungan pada 2035.

Wakil Dekan II FST, Dr. Sovia Mas Ayu, M.A., menjelaskan jalur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UIN Raden Intan Lampung tahun 2026, termasuk informasi beasiswa dan mekanisme pendaftaran.

Pada akhir kegiatan, peserta diajak meninjau langsung lingkungan FST, khususnya laboratorium, serta menyaksikan Academic Expo dari empat program studi yang menampilkan karya inovasi dan pengabdian kepada masyarakat. (*)