FK Unila Edukasi Faktor Risiko Penyakit Jantung di Puskesmas Segala Mider

2026-08-15T20:49:27.000Z

Penulis:Eva Pardiana

Editor:Eva Pardiana

1003090631.jpg
FK Unila melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa Edukasi dan Skrining Faktor Risiko Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah pada Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis di Puskesmas Segala Mider, Kota Bandar Lampung, Sabtu (15/8/2026).

BANDAR LAMPUNG — Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (FK Unila) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa Edukasi dan Skrining Faktor Risiko Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah pada Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Segala Mider, Kota Bandar Lampung, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya FK Unila dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta kemampuan masyarakat dalam mengenali dan mengendalikan faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah sejak dini. Peserta kegiatan merupakan anggota Prolanis yang mendapatkan edukasi sekaligus pemeriksaan kesehatan secara komprehensif.

Ketua kegiatan pengabdian, dr. Iswandi Darwis, M.Sc, Sp.PD, Sp.JP, mengatakan bahwa penyakit kardiovaskular tidak selalu menimbulkan gejala pada tahap awal. Karena itu, pengenalan faktor risiko melalui edukasi dan skrining menjadi salah satu langkah penting dalam upaya pencegahan.

“Kita tidak hanya melihat satu hasil pemeriksaan. Tekanan darah, gula darah, kolesterol, berat badan, lingkar perut, kebiasaan merokok, aktivitas fisik, fungsi ginjal, hingga terapi yang dikonsumsi perlu dilihat sebagai satu kesatuan dalam menilai risiko kardiovaskular seseorang,” ujar dr. Iswandi.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah serta pentingnya melakukan pengendalian faktor risiko secara berkelanjutan. Edukasi juga menekankan pentingnya menerapkan pola hidup sehat, berhenti merokok, menjaga berat badan, aktif bergerak, mengonsumsi makanan sehat, serta mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Selain edukasi, dilakukan pula berbagai pemeriksaan dan pengumpulan data kesehatan peserta. Pemeriksaan meliputi skrining faktor risiko kardiovaskular, pengukuran status gizi dan lingkar perut, pengukuran massa otot, pemeriksaan elektrokardiografi (EKG), pemeriksaan Ankle-Brachial Index (ABI), serta evaluasi terapi rutin Prolanis.

Kegiatan juga mencakup pengukuran beberapa aspek kesehatan lainnya, yaitu fungsi kognitif, kualitas hidup, fungsi seksual melalui instrumen IIEF, serta kondisi psikologis peserta. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran kesehatan peserta secara lebih menyeluruh, tidak hanya berdasarkan satu parameter pemeriksaan.

Kepala Puskesmas Segala Mider, dr. Dyah Surya Agustine Sesunan, MKM, Sp.KKLP, menyambut baik pelaksanaan kegiatan kolaboratif antara FK Unila dan Puskesmas Segala Mider tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pelayanan promotif dan preventif, khususnya dalam pengendalian penyakit kronis dan pencegahan komplikasi kardiovaskular pada peserta Prolanis. Kegiatan ini juga sesuai dengan instruksi Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana Untuk melaksanakan kegiatan promotive dan preventif untuk menurunkan kejadian penyakit Jantung dan Pembuluh darah di Kota Bandar Lampung.

Melalui kegiatan ini, FK Unila mendorong peserta Prolanisuntuk tidak menunggu munculnya gejala sebelum memeriksakan kesehatan. Deteksi faktor risiko sejak dini memberikan kesempatan untuk melakukan intervensi lebih awal, baik melalui perubahan gaya hidup, pemantauan berkala, maupun penyesuaian terapi sesuai evaluasi tenaga kesehatan.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat FK Unila ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan kedokteran dan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. (*)