DCC Global School
Penulis:Yunike Purnama

BANDARLAMPUNG – DCC Global School menggelar Parents Meeting Tahun Ajaran 2026-2027 sebagai langkah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk menyamakan visi pendidikan, berdiskusi mengenai perkembangan anak, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Ketua Yayasan DCC Global School, Edwar Juanda Rusydi menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk menghadiri kegiatan tersebut. Menurut sekolah, keberhasilan pendidikan tidak dapat dicapai hanya oleh guru, tetapi membutuhkan kerja sama yang erat antara sekolah dan keluarga.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan Parents Meeting tahun ini terdiri dari dua agenda utama, yakni pertemuan bersama orang tua dan class conference. Setelah sesi pertemuan, para orang tua diberi kesempatan mengunjungi kelas anak masing-masing untuk mengenal lebih dekat lingkungan belajar mereka.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan lebih dekat DCC Global School sekaligus menyampaikan arah baru pola pendidikan yang kami kembangkan. Visi, misi, dan nilai-nilai sekolah diharapkan juga diterapkan di rumah sehingga pendidikan yang diberikan guru dan orang tua berjalan selaras,” ujar Mr Edwar.
Edwar menjelaskan, DCC Global School saat ini tengah merintis sekolah berstandar internasional dengan memadukan kurikulum nasional, pendidikan keagamaan, serta kurikulum internasional, khususnya untuk mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, dan Sains.
Sebagai sekolah swasta inklusif, DCC Global School menerima peserta didik dari berbagai latar belakang dan kemampuan. Sekolah juga menyediakan pilihan program full day school maupun boarding school.
Edwar juga mengungkapkan, lahirnya konsep pendidikan di DCC Global School dilatarbelakangi keprihatinannya terhadap kondisi generasi muda yang belum sepenuhnya siap menghadapi dunia kerja.
“Sekitar 93 persen orang gagal mendapatkan pekerjaan atau profesi yang diinginkan. Karena itu kami membangun sistem pendidikan yang tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga membentuk karakter anak agar mampu menemukan potensi terbaiknya dan menjalani hidup dengan bahagia,” katanya.
Dalam membentuk karakter peserta didik, DCC Global School mengusung prinsip Nation Character Building melalui konsep School of Islamic Character. Nilai-nilai yang ditanamkan meliputi kejujuran, kemandirian, disiplin, toleransi, sikap bersahabat, kepedulian, tanggung jawab, serta rasa ingin tahu.
Sekolah juga mengenalkan pendekatan berpikir yang terinspirasi dari konsep Madilog karya Tan Malaka, yakni materialisme, dialektika, dan logika, sebagai cara melatih peserta didik memahami fakta, hubungan sebab akibat, serta menarik kesimpulan secara runtut dan rasional.
Di sisi lain, DCC Global School juga menerapkan pendekatan kecerdasan majemuk (multiple intelligences) yang memandang setiap anak memiliki potensi berbeda. Kecerdasan tidak hanya diukur dari kemampuan matematika atau bahasa, tetapi juga mencakup kemampuan komunikasi, visual, kinestetik, interpersonal, intrapersonal, musikal, hingga kepedulian terhadap lingkungan.
“Ketika seorang anak memiliki kelemahan di satu bidang, tugas kita adalah menemukan dan mengembangkan keunggulannya di bidang lain,” jelas Edwar.
Dalam agenda Parents Meeting Kepala Sekolah SMA DCC Global Maria juga memperkenalkan prinsip pendidikan inklusif DCC Global School yang berfokus pada tiga dimensi adaptasi, yaitu adaptasi kegiatan ekstrakurikuler, pembelajaran, dan lingkungan belajar.
Seluruh proses pendidikan dijalankan melalui pendekatan berbasis kekuatan dan kasih sayang dengan konsep 3H, yakni Heart (komitmen), Head (pengetahuan dan cara berpikir kritis), serta Hand (strategi dan praktik nyata). Melalui pendekatan tersebut, DCC Global School berharap kolaborasi antara sekolah dan orang tua dapat terus terjalin untuk mendukung perkembangan akademik maupun karakter setiap peserta didik.
Kemudian kegiatan Parents Meeting ditutup dengan sosialisasi tabungan pelajar dan guru dari BPR Tri Capital Investama Lampung. (*)