Darline Sepatu Handmade Dorong Cinta Produk Lokal

2019-12-09T23:12:46.000Z

Penulis:Yunike Purnama

Ahmad Khotib Owner Sepatu Handmade Darline
Ahmad Khotib Owner Sepatu Handmade Darline

Kabarsiger.com, Lampung -  Ahmad Khotib salah seorang pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berhasil memanfaatkan kebutuhan fashion wanita. Yakni dengan mengembangkan sepatu handmade Darline dengan harga terjangkau.

"Saya mengembangkan produk sepatu wanita handmade sejak tahun 2015, awal mulanya saya hanya memproduksi 12 pasang sepatu dan dijual dari toko ke toko. Motivasi saya membuat sepatu ini karena ingin membuat masyarakat agar lebih menghargai sepatu lokal dengan kualitas baik dari pada sepatu tiruan merek ternama," ujar Ahmad Khotib, di toko miliknya Darline Shoes Jl. Tamin No.6, Suka Jawa, Bandar Lampung, Senin (9/12/2019).

Sementara itu , ide awal pembuatan produk sepatu wanita didapatkan ketika melihat kehidupan keseharian para wanita yang suka memadupadankan produk agar terlihat kekinian, namun menggunakan produk tiruan.

"Awalnya saya tertarik membuat sepatu wanita karena melihat desain fashion wanita yang beragam tidak monoton, serta melihat keseharian wanita yang suka memadupadankan baju atau sepatu menjadi daya tarik tersendiri," ujarnya.

Khotib mengatakan, sepatu wanita buatannya dijual dengan harga yang relatif terjangkau yaitu berkisar Rp90.000 hingga Rp120.000 per pasang dengan menggunakan bahan baku kulit hasil perajin lokal. 

"Dalam memproduksi sepatu saya bagi menjadi dua bentuk, yang pertama sepatu premium dengan desain dan jumlah terbatas yang diproduksi per tiga bulan, serta sepatu dengan desain yang di produksi berkelanjutan", ujarnya.

Kemudian, sepatu premium buatannya hanya di produksi satu kali setiap desain, dan seluruh desain merupakan sumbangsih dari konsumen yang kemudian ia kreasikan kembali.

Rata-rata desain sepatu yang saya buat berasal dari saran konsumen, dan saat ini pemasaran dilakukan melalui toko daring serta toko konvensional, namun banyak interaksi dan pembelian melalui toko daring bahkan dalam satu bulan terjual hingga 100 pasang sepatu. Melalui sepatu handmade buatannya masyarakat Lampung dapat mencintai merek lokal dari pada menggunakan produk tiruan.(*/VR)