Penulis:Chairil Anwar

Kabarsiger.com, Bandar Lampung -- Geliat perekonomian di Provinsi Lampung semakin mengalami peningkatan, terlihat dari makin banyaknya pembangunan hotel berbintang serta semakin banyaknya pembangunan perumahan di Lampung. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi tersebut, PLN UID Lampung ikut serta dalam menyokong pembangunan Provinsi Lampung dalam bidang kelistrikan.
General Manager PLN UID Lampung Pandapotan Manurung memaparkan, dalam tiga tahun terakhir sebanyak 2.640 desa di Provinsi Lampung sudah berhasil terlistriki oleh PLN UID Lampung melalui Unit Pelaksana Pembangunan Kelistrikan (UPPK) Lampung. Dengan total jaringan tegangan menengah yang sudah dibangun sebanyak 107 KMS dan138 KMS jaringan tegangan rendah dan total kapasitas gardu sebanyak 5,8 MVA.
Pada tahun 2019 ini, lanjut Pandapotan, beberapa pulau terluar di Lampung, di antaranya Pulau Pisang di Lampung Barat, Pulau Legundi, dan Pulau Pahawang, sudah mulai dioperasikan jaringan listriknya. Selanjutnya dalam waktu dekat akan menyusul untuk satu pulau terluar lainnya dan satu desa terpencil yang akan dilistrik oleh PLN UID Lampung, yakni Pulau Tabuan dan Way Haru.
“Dengan adanya pembangunan dan pengoperasian jaringan listrik di desa-desa terpencil serta pembangunan jaringan listrik di pulau terluar Lampung baik melalui kabel laut ataupun Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM), diharapkan seluruh masyarakat Lampung bisa mendapatkan sumber energi listrik dan penerangan dengan baik sehingga bisa turut meningkatkan taraf hidup masyarakat di Provinsi Lampung," ujar Pandapotan. (*/CH)