Cocok Untuk Milenial, Cara Investasi Emas untuk Pemula

2021-05-08T14:54:20.000Z

Penulis:Yunike Purnama

Screenshot_2021-05-08-10-01-09-90.jpg
Ilustrasi emas Antam.

Kabarsiger.com, BANDARLAMPUNG - Sudah memiliki penghasilan tetap bukan berarti masa depan Anda terjamin. Untuk menjamin agar masa depan Anda menjadi lebih baik, ada satu tindakan yang sebaiknya dilakukan sedari dini, yakni investasi.

Berinvestasi apapun bentuknya, wajib dilakukan selagi Anda masih memiliki penghasilan tetap. Banyak jenis investasi yang bisa dipilih, mulai dari investasi saham, deposito, tanah, hingga emas.

Jenis terakhir ini merupakan pilihan investasi yang tengah naik daun di masa pandemi Covid-19 ini, yakni emas. Karena popularitasnya yang kian meninggi, banyak orang yang mulai beralih ke investasi emas.

Dikutip berbagai sumber, Sabtu (8/5/2021), berikut Kabarsiger sajikan cara investasi emas yang aman bagi pemula:

Pastikan tujuan investasi emas

Sebelum memulai investasi emas, pastikan Anda tahu untuk apa tujuan Anda berinvestasi. Cara investasi emas yang aman ialah mengetahui dengan baik tujuannya dalam berinvestasi. Banyak tujuan yang bisa dijadikan target dalam berinvestasi emas, apakah untuk tabungan pernikahan, pendidikan, atau investasi hari tua.

Atau sebagai contoh, Anda sudah menargetkan dalam kurun 10 tahun ke depan akan berhenti bekerja dan memulai usaha sendiri. Kemudian penghasilan dari gaji Anda sebagian disisihkan dan diinvestasikan di emas. Jika sudah memiliki tujuan yang jelas seperti ini maka Anda akan lebih tahu berapa besaran emas yang diinvestasikan setiap bulannya. Itulah cara investasi emas yang aman pertama bagi pemula.

Pantau perkembangan harga emas secara berkala

Cara investasi emas yang berikutnya adalah memantau perkembangan harga emas secara berkala. Saat ini, tidak sulit untuk memantau perkembangan harga emas. Banyak situs-situs di internet yang menampilkan perkembangan harga emas setiap harinya. Kemudian ada juga aplikasi pada ponsel yang dapat menampilkan perkembangan harga emas.

Namun perlu dipahami bahwa investasi emas sebaiknya dilakukan untuk jenis investasi jangka panjang yakni dalam kurun waktu 5-10 tahun. Itu cara investasi emas yang kedua.

Beli emas di tempat yang terpercaya

Cara investasi emas selanjutnya adalah mengetahui tempat pembelian emas. Ada beberapa tempat yang menjual emas batangan untuk berinvestasi. Namun Anda sebaiknya membeli emas di tempat-tempat yang menjual secara resmi dan terpercaya.

Resmi yakni menjual emas dengan menyertakan surat-surat dan sertifikatnya karena ada penjual emas yang menyediakan logam mulia tersebut dengan cara cepat namun tidak disertakan dengan sertifikat. Hanya emas batangannya saja.

Salah satu tempat yang direkomendasikan dan termasuk cara investasi emas adalah membelinya di PT Antam,Tbk. Anda bisa membelinya langsung di gerai penjualan emas di kantor Antam atau situs-situs e-commerce yang memang menjual emas dari Antam secara resmi.

Kemudian Anda juga bisa membeli dan membuka rekening tabungan emas di PT Pegadaiann (Persero).

Keduanya merupakan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN sehingga penjualannya lebih terpercaya.

Tempat penyimpanan emas yang aman

Selanjutnya cara investasi emas yang mudah diikuti oleh pemula ada perhatikan tempat penyimpanannya. Salah satu tips atau cara investasi emas adalah Anda juga harus mengerti tempat penyimpanan emas yang aman. Yang paling mudah ialah menyimpannya di rumah sendiri di dalam brankas atau safety box.

Jika merasa kurang aman Anda juga bisa menyimpannya di Safe Deposit Box (SDB) yang ditawarkan pihak bank. Tentunya jika memilih untuk menggunakan SDB, ada biaya tambahan yang diperlukan.

Harga untuk menggunakan SDB relatif tergantung dengan bank masing-masing. Untuk SDB sendiri selain emas bisa juga dimanfaatkan untuk menyimpan barang-barang maupun surat-surat berharga lainnya seperti sertifikat rumah atau tanah.

Fokus masa depan

Cara investasi emas yang selanjutnya adalah fokus di masa depan. Anda harus memahami bahwa investasi merupakan tabungan untuk masa depan baik itu yang sifatnya jangka pendek atau jangka panjang yakni bisa 10 sampai 15 tahun mendatang.

Jadi saat melakukan investasi, termasuk investasi emas, perlu kesabaran dalam melihat hasilnya. Investasi emas sangat cocok sebagai investasi jangka panjang sehingga hasilnya baru terasa setidaknya 5-10 tahun mendatang. (*)