CEO Apple Tim Cook Rencana Ketemu Jokowi Bahas Soal Investasi

2024-04-17T09:09:21.000Z

Penulis:Yunike Purnama

Editor:Redaksi

IMG_8236.webp

JAKARTA—CEO Apple Tim Cook bakal menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 17 April 2024, sekitar pukul 09.30 WIB. Pertemuan tersebut akan membahas peluang investasi raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) itu di Indonesia. 

Rencana pertemuan itu dibeberkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi. “Membahas investasi Apple di Indonesia. Detailnya tunggu pertemuan besok,” kata Budi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa, 16 April 2024. 

Budi enggan membeberkan lebih jauh soal rencana investasi Apple di Tanah Air. Dia hanya menyebut peluang kerjasama itu akan berdampak positif bagi pengembangan teknologi di Indonesia. “Bagus karena negara kita menjadi bagian penting dari ekosistem kemajuan teknologi,” tuturnya. 

Diketahui, hingga kini produsen iPhone belum kunjung membuka pabriknya di Indonesia. Padahal merek tersebut belakangan cukup populer di masyarakat. Sejumlah merek handphone lain sendiri sudah memiliki pabrik perakitan di dalam negeri.

Saat ini, hampir semua handphone yang dijual di Indonesia harus dirakit di dalam negeri untuk memenuhi aturan tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Hanya iPhone yang masih diimpor utuh. Meski demikian, Apple tetap bisa menjual iPhone di Indonesia karena memenuhi regulasi TKDN.

Hal itu dengan menggunakan skema investasi lewat modal yang digunakan untuk membangun Apple Developer Academy. Belum lama ini Menkominfo sempat menyoroti minimnya komponen lokal di handphone besutan Apple tersebut. 

Dari 280 komponen dalam satu unit iPhone, Budi menyebut hanya ada satu komponen lokal di ponsel premium Apple itu. Satu komponen itu adalah transistor untuk charger. “Kita harus bicara soal industri kita juga. Nanti kementerian lain yang bicara ini, kita harus bisa jadi supply chain global,” ujarnya. 

Pilih Vietnam

Apple diketahui memilih Vietnam sebagai negara tempat pusat produksi utama mereka. Perusahaan bahkan bakal menambah anggaran pengeluaran untuk pemasok di Vietnam. Apple menyebut perusahaan telah menghabiskan hampir 400 triliun dong (US$16 miliar) sejak 2019 melalui rantai pasokan lokal.

Hal itu telah melipatgandakan pengeluaran tahunannya ke Vietnam, lebih dari dua kali lipat pada periode yang sama. Selain Apple, Microsoft berencana menjajaki peluang investasi di Tanah Air. 

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria menyampaikan Apple dan Microsoft akan berinvestasi pada sisi sumber daya manusia (SDM) atau talenta digital dan infrastruktur. 

Dia tidak menjelaskan infrastruktur apa yang akan diinvestasikan Microsoft dan Apple. “CEO Apple dengan Microsoft sudah bersurat, mereka punya niat untuk investasi di Indonesia,” kata Nezar beberapa waktu lalu.(*)