BCA Salurkan Sustainability-linked Loans Senilai Rp319 Miliar hingga September 2023

2023-10-22T05:54:46.000Z

Penulis:Yunike Purnama

Editor:Redaksi

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA merupakan salah satu perbankan di Indonesia yang telah mengimplementasikan Sustainability linked loans, supaya debitur atau peminjam menjalankan lini bisnis berbasis environtment, social, dan governance (ESG).
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA merupakan salah satu perbankan di Indonesia yang telah mengimplementasikan Sustainability linked loans, supaya debitur atau peminjam menjalankan lini bisnis berbasis environtment, social, dan governance (ESG).

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA merupakan salah satu perbankan di Indonesia yang telah mengimplementasikan Sustainability linked loans, supaya debitur atau peminjam menjalankan lini bisnis berbasis environtment, social, dan governance (ESG). 

Melansir The International Capital Market Association, Sustainability linked loans adalah instrumen pinjaman atau fasilitas bersyarat seperti memberikan insentif bagi peminjam untuk mencapai tujuan kinerja environment, social dan governance (ESG) sesuai yang telah ditetapkan sebelumnya.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja menyebut per September 2023, BCA telah menyalurkan Sustainability-linked loans senilai Rp319 miliar. Hal itu merupakan langkah perseroan dalam mendukung debitur menjalankan praktik bisnis berkelanjutan.

“Kami bersyukur bahwa komitmen BCA dalam mengedepankan nilai-nilai environmental, social, governance (ESG) mampu mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, salah satunya Wisma BCA Foresta yang mewakili Indonesia pada ajang Asean Energy Awards 2023,” ucap Jahja Setiaatmadja dalam siaran pers Jumat, 20 Oktober 2023.

Sebelumnya, BCA juga berpartisipasi dalam perdagangan perdana Bursa Karbon Indonesia dengan membeli 71.500 ton CO2 unit karbon dari proyek Lahendong Unit 5 dan Unit 6 milik PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE).

Mengacu harga pembukaan perdagangan Bursa Karbon hari pertama sebesar Rp69.600 dan ditutup di harga Rp77.000. Dapat diestimasikan BCA mengeluarkan uang sebanyak-banyaknya Rp4,93 miliar hingga Rp5,50 miliar untuk membeli puluhan unit karbon tersebut.

Komitmen ESG

Tak hanya itu, melalui program Bakti BCA, perseroan juga mendorong usaha mikro kecil dan menengah UMKM naik kelas hingga mampu membuka akses pasar di luar negeri. Program ini mendukung penyelenggaraan pelatihan perdagangan ekspor bagi 60 UMKM yang sudah dikurasi di Semarang dan Yogyakarta. 

Pelatihan tersebut dilaksanakan bersama dengan Kementerian Perdagangan RI, dan turut mengajak pelaku UMKM dari desa wisata binaan BCA, yaitu Doesoen Kopi Sirap dan Kampung Batik Gemah Sumilir. 

“Bekerja sama dengan Kemenkop UKM RI, Bakti BCA juga mendukung program fasilitas 1.000 sertifikat halal gratis bagi UMKM,” ucap Jahja Setiaatmadja. 

Selain itu, Bakti BCA melaksanakan serangkaian program yang diharapkan menciptakan dampak positif untuk masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Banyuwangi. 

“Dari mulai edukasi pencegahan stunting untuk remaja, pemeriksaan kesehatan dan pemberian makanan sehat gratis bagi lebih dari 200 balita, hingga pelepasan 50 anak penyu (tukik) dan penanaman 100 pandan laut,” tambahnya.  

Dalam rangka mempromosikan nilai ekonomi sirkular kepada masyarakat, Bakti BCA juga berkolaborasi dengan Plasticpay untuk menghadirkan mesin penukaran botol plastik di gelaran offline BCA Expo 2023. 

“Hanya dalam waktu tiga hari, inisiatif ini berhasil mengumpulkan hampir 7.000 botol plastik untuk didaur ulang menjadi eco-friendly fiber.” ungkapnya.(*)

Tags:BCAESG