Akses Kereta Api Dalam Kota Menuju Bandara Radin Inten II Mulai Dibangun 2020

2019-10-31T11:54:18.000Z

Penulis:Chairil Anwar

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat meninjau lokasi pembangunan stasiun kereta api bandara, Kamis (31/10/2019), di KM 34 Branti, Lampung Selatan.
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat meninjau lokasi pembangunan stasiun kereta api bandara, Kamis (31/10/2019), di KM 34 Branti, Lampung Selatan.

Kabarsiger.com, Lampung Selatan -- Lampung akan memiliki stasiun kereta api dalam kota dan sky bridge yang memudahkan dan mempercepat akses menuju  dan dari Bandara Radin Inten II Lampung Selatan.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menilai dengan adanya kereta api bandara maka akan mengefisiensikan waktu tempuh penumpang dari Bandar Lampung ke Radin Inten.

"Pembangunan stasiun kereta api bandara ini nantinya akan memudahkan akses masyarakat dan wisatawan dari Bandara menuju pusat kota, dan juga sebaliknya," jelas Gubernur saat meninjau lokasi pembangunan stasiun kereta api bandara, Kamis (31/10/2019), di wilayah stasiun Branti, tepatnya KM 34.

Gubernur Arinal menjelaskan pembangunan stasiun kereta api bandara akan dimulai pada 2020.

"Stasiun kereta bandara ini sementara akan dibangun sederhana modern, karena pada akhirnya stasiun ini akan ada langsung di Bandara Internasional kita dengan taraf internasional juga," jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Arinal menjelaskan selain pembangunan kereta bandara, juga akan ada pembangunan short cut dari Tegineneng - Panjang - Tarahan, dan jalur kereta api akan sampai ke Bakauheni.

"Kereta api nantinya akan sampai Bakauheni. Hal ini mengingat Bakauheni akan menjadi wisata nasional. Dengan adanya jalur kereta api tersebut, masyarakat akan memiliki dua alternatif menuju wisata bakauheni yaitu melalui jalur tol dan jalur kereta api, sehingga akan efisien waktu dan biaya," jelasnya.

Selain itu, dengan adanya short cut dari Tegineneng-Panjang-Tarahan maka akan mengurangi kemacetan di Kota Bandarlampung.

Lebih dari itu, Gubernur juga meminta untuk melakukan penelitian dan kajian terkait pembangunan jalur kereta api sampai ke Krui, Pesisir Barat.

"Tentunya ini harus dilakukan kajian terlebih dahulu. Kalau ini dapat dilaksanakan, maka masyarakat dan wisatawan akan dapat mudah berkunjung ke Pesisir Barat untuk dapat melihat ekowisata dan kuliner di sana," jelasnya.

Ke depan, dalam mewujudkan transportasi kereta api yang memberikan solusi aman dan nyaman, Gubernur Arinal akan mengembangkan kereta api antarkabupaten dan kecamatan di Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan itu, Executive Vice President PT KAI Divre IV Tanjung Karang, Sulthon Hasanudin, menjelaskan rencananya stasiun kereta api bandara akan dibangun di seberang Bandara Radin Inten II Lampung.

"Rencana kereta api bandara akan dibangun tepat diseberang Bandara Radin Inten II Lampung. Nantinya akan dibangun sky bridge atau jembatan penyeberangan multiguna menuju stasiun kereta api bandara," jelasnya.

Terkait pandangan Gubernur Arinal mengenai jalur kereta api menuju daerah wisata, Sulthon mengungkapkan bahwa apa yang diinginkan Gubernur Arinal dapat dilakukan.

"Pembangunan jalur kereta api menuju daerah wisata ini kedepannya dapat dilakukan, dengan melakukan berbagai alternatif nantinya," jelasnya.

Tim Ahli dari ITERA, Jolison, menjelaskan bahwa pihaknya juga tengah menyiapkan desain yang akan selesai Desember ini.

"Bulan Desember ini desain stasiun kereta api bandara dan sky bridge akan selesai," jelasnya. (*/CH)