UIN Raden Intan Lampung Raih Diktis Award 2026 atas Prestasi Internasional
Eva Pardiana - Minggu, 28 Juni 2026 17:03
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., kepada Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Wan Jamaluddin Z., Ph.D., dalam Sidang Kelulusan UM-PTKIN di Jakarta, Sabtu (27/6/2026) malam. (sumber: Humas UI RIL)JAKARTA – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) meraih Diktis Award 2026 sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik dan tata kelola perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., kepada Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Wan Jamaluddin Z., Ph.D., dalam Sidang Kelulusan UM-PTKIN di Jakarta, Sabtu (27/6/2026) malam.
Penghargaan diberikan atas keberhasilan UIN Raden Intan Lampung meraih peringkat kedua Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Ratings 2026 serta peringkat ke-76 nasional versi UniRank 2026 berdasarkan visibilitas dan reputasi institusi.
- YBM PLN UP3 Pringsewu Salurkan Bantuan Pendidikan bagi 200 Anak Yatim
- Tim PTPN III Tinjau Empat Kebun PTPN I Regional 7 Perkuat Kinerja Operasional
- Jalan Sehat HUT ke-344 Diikuti Ribuan Warga, Eva Dwiana Dorong Kebersamaan
Dalam kesempatan itu, Menteri Agama mengajak seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) untuk terus memperkuat tata kelola kelembagaan. Ia menginstruksikan seluruh PTKIN mulai mengadopsi standar manajemen mutu internasional atau International Organization for Standardization (ISO) secara menyeluruh mulai tahun ini.
"Saya minta Pak Dirjen, semua UIN dan PTKIN harus menggunakan standar ISO. Jika kita konsisten bekerja dalam skema ISO yang memiliki formula terkontrol ketat, maka mismanagement hingga potensi korupsi di lingkungan kampus dapat dipangkas secara sistematis. Sistem akan berjalan otomatis (autopilot)," ujar Nasaruddin Umar.
Namun demikian, Menag mengingatkan agar pemahaman terhadap standar ISO tidak hanya dimiliki jajaran tata usaha. Menurutnya, rektor dan pimpinan perguruan tinggi juga harus memahami secara langsung indikator-indikator standar tersebut agar implementasinya berjalan optimal.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., menyampaikan bahwa pemeringkatan THE maupun UniRank merupakan lembaga pemeringkatan yang diakui oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Wan Jamaluddin Z., menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil komitmen seluruh pimpinan dan sivitas akademika dalam meningkatkan mutu pendidikan serta tata kelola perguruan tinggi.
Ia mengatakan, penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan atas peringkat, tetapi juga menjadi bukti pengakuan internasional terhadap berbagai upaya UIN Raden Intan Lampung dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan tata kelola kampus.
- PGN Perluas Akses Gas Bumi di Sleman Lewat Inovasi CNG Clustering
- Langkah di Telkomsel Digiland Run 2026, Jadi Ribuan Akar untuk Indonesia
- PGN Optimalkan Stranded Gas Sengeti, Tambah Pasokan Gas Bumi Domestik
"Capaian ini tentunya tidak boleh membuat sivitas akademika berpuas diri. Sebaliknya, prestasi tersebut harus menjadi motivasi untuk terus memperkuat program-program keberlanjutan yang telah berjalan," kata Wan Jamaluddin.
Menanggapi arahan Menteri Agama terkait penerapan ISO, Wan Jamaluddin menjelaskan bahwa UIN Raden Intan Lampung telah mengantongi tiga sertifikasi ISO, yakni ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan, ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu, dan ISO 21001:2018 Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan.
Selain itu, UIN Raden Intan Lampung juga tengah mempersiapkan penerapan ISO 17025:2017 tentang kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi sebagai bagian dari persiapan pendirian Fakultas Kedokteran, penguatan laboratorium pembelajaran dan riset, serta pengembangan Halal Center.
"Saat ini kami juga sedang mempersiapkan ISO 17025:2017 untuk kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi. ISO mengenai laboratorium ini menjadi bagian dari persiapan pendirian Fakultas Kedokteran, laboratorium pembelajaran dan riset, serta penguatan Halal Center," ujar Wan Jamaluddin. (uin)

